Pemerintah Siapkan Rp15,3 Triliun untuk KIP Kuliah 2026
Pemerintah menyiapkan Rp15,3 triliun untuk KIP Kuliah 2026 bagi 1.047.221 mahasiswa dari keluarga miskin dan rentan miskin.
Faktakalbar.id - Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp15,3 triliun untuk Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada 2026. Anggaran tersebut ditujukan untuk membantu 1.047.221 mahasiswa dari keluarga miskin atau rentan miskin.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyampaikan perkembangan tersebut dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (26/8/2026). Ia mengatakan anggaran KIP Kuliah terus meningkat sejak program tersebut diluncurkan pada 2020 untuk menggantikan program Bidikmisi.
Anggaran KIP Kuliah Terus Meningkat
Besaran anggaran KIP Kuliah menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2020, anggarannya tercatat Rp6,4 triliun untuk 1.005.718 penerima.
Anggaran kemudian meningkat menjadi Rp9 triliun pada 2021, Rp9,9 triliun pada 2022, Rp11,7 triliun pada 2023, dan Rp13,4 triliun pada 2024. Pada 2025, anggaran kembali naik menjadi Rp14,9 triliun.
Untuk 2026, alokasi berdasarkan DIPA mencapai Rp15,323 triliun dengan sasaran 1.047.221 mahasiswa.
Lebih dari 1 Juta Mahasiswa Jadi Penerima
Hingga 23 Agustus 2026, jumlah penerima KIP Kuliah tercatat mencapai 1.018.742 mahasiswa. Jumlah tersebut terdiri atas 840.792 mahasiswa yang masih menjalani perkuliahan dan 177.950 mahasiswa baru.
Penerima tersebar di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Sebanyak 380.741 mahasiswa tercatat menempuh pendidikan di 124 PTN, sementara 460.051 mahasiswa berada di 2.204 PTS.
Bantuan Tidak Hanya untuk Biaya Kuliah
Program KIP Kuliah mencakup bantuan biaya pendidikan yang disalurkan langsung kepada perguruan tinggi serta bantuan biaya hidup bulanan bagi mahasiswa penerima.
Besaran bantuan biaya hidup disesuaikan dengan indeks biaya hidup di wilayah kampus dan terbagi dalam lima klaster, mulai dari Rp800 ribu hingga Rp1,4 juta per bulan.
KIP Kuliah juga mencakup bantuan biaya pendaftaran UTBK-SNBT bagi peserta yang memenuhi ketentuan.
Anggaran 2027 Diproyeksikan Naik Lagi
Pemerintah juga memproyeksikan anggaran KIP Kuliah kembali meningkat pada 2027 menjadi Rp15,37 triliun. Namun, jumlah sasaran penerima diperkirakan menjadi 966.623 mahasiswa.
Pemerintah menilai KIP Kuliah menjadi salah satu instrumen untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Selain membantu mahasiswa tetap berkuliah, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesempatan masyarakat kurang mampu untuk memperoleh pendidikan tinggi.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.