faktakalbar

Pembelajaran Kasus Sungai Tayan: Polisi Desak Pengamanan Ekstra Bagi Warga Rentan di Bantaran Air

Faktakalbar.id - Kepolisian Sektor Tayan Hulu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga lanjut usia guna mencegah kecelakaan fatal di area sekitar pemukiman bantaran sungai.

Penulis: Natash Sunday, 13 September 2026 📖 1 menit
Pembelajaran Kasus Sungai Tayan: Polisi Desak Pengamanan Ekstra Bagi Warga Rentan di Bantaran Air
Petugas Polsek Tayan Hulu bersama warga mengevakuasi jasad lansia yang ditemukan terapung di aliran Sungai Tayan. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Kepolisian Sektor Tayan Hulu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga lanjut usia guna mencegah kecelakaan fatal di area sekitar pemukiman bantaran sungai.

Peringatan keamanan lingkungan tersebut disampaikan menyusul insiden tewasnya LH berusia 83 tahun yang jatuh ke aliran Sungai Tayan di Dusun Sungai Ringin, Kabupaten Sanggau pada Sabtu, 12 September 2026 dini hari.

Kondisi fisik lansia yang mengalami penurunan daya ingat serta pikun dinilai memiliki kerawanan tinggi jika tinggal di bangunan rumah dekat bahaya alam.

Kamar tidur korban diketahui membelakangi struktur pemukiman dan berhadapan langsung dengan tepian sungai tanpa pembatas fisik yang memadai.

Ketidakadanya pengawasan saat malam hari membuat korban diduga terpeleset ke aliran air tanpa sempat diketahui oleh penghuni rumah lainnya.

Pencarian yang melibatkan puluhan warga kampung baru membuahkan hasil setelah jasad korban ditemukan terapung berjarak beberapa meter dari lokasi awal.

"Kami mengimbau keluarga agar memberikan perhatian lebih kepada anggota keluarga yang sudah lanjut usia dan mengalami pikun. Pengawasan sederhana di lingkungan rumah dapat menjadi langkah pencegahan yang sangat berarti. Jika ada anggota keluarga yang tidak ditemukan, segera laporkan kepada perangkat desa maupun kepolisian agar pencarian dapat segera dilakukan,” tegas Kapolsek Tayan Hulu Trisna Mauludi.

Aparat kepolisian menekankan pentingnya peran aktif perangkat desa dan RT untuk mendata warga rentan di sepanjang bantaran perairan.

Pemasangan pagar pengaman atau penguncian akses keluar rumah di malam hari dipandang sebagai mitigasi mandiri yang dapat diterapkan setiap keluarga.

Respon cepat pelaporan dari warga terbukti membantu percepatan evakuasi serta kepastian penanganan medis bagi korban tenggelam.

Masyarakat diharapkan lebih peka terhadap dinamika keselamatan anggota keluarga yang membutuhkan perhatian khusus di lingkungan perdesaan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK