PDIP Minta BGN Buat Mekanisme Kompensasi untuk Korban Keracunan MBG
PDIP meminta BGN menyiapkan mekanisme kompensasi bagi korban keracunan MBG. BGN juga didorong memperkuat pengawasan keamanan makanan.
Faktakalbar.id - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meminta Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan mekanisme kompensasi yang jelas bagi korban keracunan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Permintaan tersebut disampaikan anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDIP, Charles Honoris. Ia menilai penanganan korban keracunan MBG tidak cukup hanya dengan memastikan biaya pengobatan ditanggung.
Menurut Charles, pemerintah perlu memiliki mekanisme yang jelas apabila pelaksanaan program MBG menimbulkan dampak terhadap kesehatan penerima manfaat.
Ia meminta BGN memikirkan skema kompensasi yang dapat diberikan kepada korban maupun keluarga apabila kejadian serupa kembali terjadi.
BGN Diminta Beri Kepastian kepada Korban
Charles menilai adanya mekanisme kompensasi penting agar korban dan keluarga memiliki kepastian ketika mengalami dampak akibat pelaksanaan program MBG.
Selain kompensasi, ia juga menyoroti pentingnya tanggung jawab pemerintah dalam memastikan korban mendapatkan penanganan medis yang layak.
Menurutnya, persoalan keracunan dalam program MBG harus menjadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Program MBG melibatkan banyak penerima manfaat, sehingga pengawasan terhadap kualitas makanan, proses pengolahan, distribusi, hingga standar keamanan pangan dinilai menjadi hal penting.
Evaluasi Program MBG
Dorongan agar BGN membuat mekanisme kompensasi muncul di tengah sejumlah kasus gangguan kesehatan yang dikaitkan dengan pelaksanaan program MBG.
Charles meminta pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan setelah kejadian, tetapi juga memperkuat sistem pencegahan.
Dengan mekanisme yang lebih jelas, korban maupun keluarga diharapkan mengetahui bentuk tanggung jawab yang diberikan pemerintah ketika terjadi insiden.
BGN juga dinilai perlu memperkuat pengawasan terhadap seluruh rantai penyediaan makanan MBG, mulai dari dapur hingga makanan diterima oleh peserta didik.
Langkah tersebut penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis.
PDIP berharap evaluasi terhadap pelaksanaan MBG dapat menghasilkan perbaikan nyata, termasuk dalam aspek keamanan pangan dan perlindungan terhadap penerima manfaat.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.