Otorita IKN Berduka atas Wafatnya Juru Bicara Troy Pantouw
Juru Bicara Otorita IKN sekaligus Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Harold Yohanes Pantouw, meninggal dunia. Otorita IKN menyampaikan belasungkawa atas kepergian salah satu pionir komunikasi publik pembangunan IKN.
Faktakalbar.id — Kabar duka datang dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Juru Bicara Otorita IKN sekaligus Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Harold Yohanes Pantouw, meninggal dunia pada Sabtu (25/7/2026). Kabar tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi Otorita IKN dan mendapat perhatian dari berbagai kalangan.
Kepergian Troy Pantouw meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, serta insan pers yang selama ini berinteraksi dengannya dalam berbagai kegiatan terkait pembangunan IKN.
Otorita IKN Sampaikan Belasungkawa
Melalui akun resmi media sosial, Otorita IKN menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya Troy Pantouw serta mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Otorita IKN juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi masa duka.
Dikenal Aktif Mengawal Komunikasi Publik IKN
Semasa bertugas, Troy Pantouw dikenal sebagai salah satu sosok yang aktif membangun komunikasi publik terkait perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara.
Sebagai Juru Bicara Otorita IKN, ia berperan menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat dan menjadi penghubung antara Otorita IKN dengan media massa. Troy juga dikenal memiliki latar belakang sebagai jurnalis sebelum bergabung dengan Otorita IKN pada 2023.
Meninggal karena Sebab Alami
Berdasarkan keterangan Otorita IKN, Troy Pantouw dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Hermina IKN setelah sebelumnya dilarikan dari tempat tinggalnya di Rumah Susun ASN Kota Nusantara. Pihak Otorita IKN menyebut almarhum meninggal karena sebab alami.
Kepergian Troy menjadi kehilangan bagi Otorita IKN, mengingat perannya yang cukup besar dalam mendukung komunikasi publik selama proses pembangunan ibu kota baru.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.