Nahas Hendak Mengambil Mangga, Pemuda di Pontianak Terjatuh dan Nyangkut di Pagar Besi Rumah Warga
Faktakalbar.id - Seorang pemuda berinisial GP mengalami nasib nahas setelah jatuh dari pohon dan tertancap besi pagar rumah warga di Kompleks Bali Agung II, Jalan Perdana, Kota Pontianak, pada Minggu malam, 1 November 2026.
Faktakalbar.id - Seorang pemuda berinisial GP mengalami nasib nahas setelah jatuh dari pohon dan tertancap besi pagar rumah warga di Kompleks Bali Agung II, Jalan Perdana, Kota Pontianak, pada Minggu malam, 1 November 2026.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 19.45 WIB saat pemuda berusia 20 tahun itu diduga memanjat pohon untuk mengambil buah mangga di halaman rumah milik Nendy Chandra.
Petugas gabungan dari pemadam kebakaran dan PMI harus menggunakan mesin gerinda untuk memotong bagian pagar besi yang menancap pada tubuh korban.
Peristiwa bermula ketika dahan pohon yang ditarik oleh pemuda tersebut mendadak patah hingga membuatnya kehilangan keseimbangan.
Tubuh korban seketika jatuh meluncur ke bawah dan mendarat tepat di atas deretan tiang pagar besi yang tajam.
Pemilik rumah yang sedang beristirahat mendengar suara teriakan minta tolong dari arah halaman depan dan mendapati korban sudah dalam posisi tersangkut di atas pagar.
Petugas kepolisian yang menerima laporan warga langsung berkoordinasi dengan tim evakuasi karena besi pagar tidak bisa langsung dicabut secara manual.
Kapolsek Pontianak Selatan, Inayatun Nurhasanah, menjelaskan bahwa proses pemotongan besi membutuhkan kehati-hatian tinggi agar tidak memperparah luka korban.
"Setelah menerima laporan, personel langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran serta PMI untuk membantu proses evakuasi. Pagar tidak bisa langsung dicabut karena berisiko memperparah kondisi korban," ungkap Ina pada Senin, 2 November 2026.
"Proses evakuasi melibatkan petugas pemadam kebakaran dan PMI yang tiba sekitar pukul 20.22 WIB. Petugas menggunakan gerinda untuk memotong sebagian pagar di sekitar besi yang menancap pada tubuh GP," jelas Ina.
Proses pemotongan besi pagar tersebut memakan waktu hingga pukul 20.46 WIB sebelum korban akhirnya bisa dipindahkan ke dalam mobil ambulans.
"Ibu kandung GP yang tiba di lokasi setelah proses evakuasi sempat pingsan saat melihat kondisi anaknya. Ia kemudian dibawa menggunakan ambulans PMI ke rumah sakit yang sama," tambah Ina.
Korban langsung dilarikan ke RS Anton Soedjarwo Pontianak untuk mendapatkan penanganan medis darurat atas luka yang dialaminya.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.