Mentan: Stok Beras Nasional Aman hingga Juni 2027 Meski Ada El Nino
Mentan Andi Amran memastikan stok beras nasional aman hingga Juni 2027 meski menghadapi ancaman El Nino ekstrem. Total ketersediaan diperkirakan 25-26 juta ton.
Faktakalbar.id - Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman memastikan stok beras nasional masih aman hingga Juni 2027. Kondisi tersebut diyakini tetap terjaga meski Indonesia menghadapi ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino ekstrem. Berita ini dipublikasikan ANTARA pada Rabu, 16 September 2026.
Amran menyampaikan pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga produksi dan ketersediaan pangan nasional. Upaya tersebut antara lain pembangunan irigasi, embung, irigasi perpompaan, optimalisasi lahan sawah dan rawa, serta program cetak sawah.
Stok Beras Nasional Capai 25-26 Juta Ton
Amran menyebut produksi dari tanaman padi yang saat ini berada dalam kondisi siap panen diproyeksikan menghasilkan sekitar 10 juta ton beras. Luas tanaman tersebut mencapai sekitar 3,8 juta hektare.
Selain produksi yang sedang berjalan, pemerintah juga memiliki cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog sekitar 5 juta ton.
Dengan memperhitungkan produksi, cadangan pemerintah dan stok yang tersedia di masyarakat, total ketersediaan beras nasional diperkirakan mencapai sekitar 25-26 juta ton.
Kebutuhan Beras 2,5-2,6 Juta Ton per Bulan
Menurut Amran, kebutuhan konsumsi beras masyarakat Indonesia berada di kisaran 2,5 hingga 2,6 juta ton setiap bulan.
Dengan jumlah stok yang tersedia saat ini, pemerintah memperkirakan kebutuhan beras nasional dapat dipenuhi hingga Juni 2027.
Amran juga menyebut Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi telah melakukan ekspor beras ke Malaysia serta mengirimkan bantuan beras sebanyak 10 ribu ton untuk Palestina.
Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino
Ancaman El Nino ekstrem berpotensi meningkatkan risiko kekeringan dan memengaruhi produksi pertanian. Karena itu, pemerintah terus memperkuat infrastruktur pertanian untuk menjaga ketersediaan air dan mempertahankan produktivitas lahan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah menjaga ketahanan pangan di tengah kondisi cuaca yang berpotensi memengaruhi produksi beras.
Amran menegaskan ketersediaan pangan, khususnya beras, saat ini masih dalam kondisi aman.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.