Mensesneg Tegaskan Evaluasi Kabinet Tak Selalu Berujung Reshuffle, Isu Perombakan Dibantah
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan evaluasi kinerja Kabinet Merah Putih merupakan proses rutin dan tidak selalu berujung pada reshuffle atau pergantian menteri.
Faktakalbar.id — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa proses evaluasi terhadap kinerja para menteri di Kabinet Merah Putih tidak selalu berujung pada reshuffle atau perombakan kabinet. Pernyataan tersebut disampaikan untuk merespons isu yang berkembang mengenai kemungkinan Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian sejumlah menteri.
Prasetyo mengatakan hingga saat ini belum ada rencana reshuffle kabinet. Menurutnya, evaluasi merupakan bagian dari mekanisme pemerintahan yang dilakukan secara berkala guna memastikan setiap kementerian menjalankan program sesuai target yang telah ditetapkan Presiden.
"Belum ada reshuffle. Proses evaluasi atau pengawasan itu tidak selalu kemudian berujung dengan adanya reshuffle," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Evaluasi Dilakukan Secara Rutin
Menurut Prasetyo, monitoring, pengawasan, dan evaluasi terhadap kinerja kementerian merupakan proses yang berlangsung terus-menerus. Tujuannya agar seluruh program prioritas pemerintah dapat berjalan dengan cepat, tepat sasaran, serta memiliki tata kelola yang baik.
Ia menegaskan evaluasi tidak boleh langsung dimaknai sebagai sinyal pergantian pejabat. Pemerintah, kata dia, lebih mengutamakan peningkatan kinerja dan penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Bantah Isu Reshuffle
Belakangan ini beredar berbagai spekulasi mengenai kemungkinan perombakan Kabinet Merah Putih. Isu tersebut mencuat setelah muncul pembahasan mengenai evaluasi terhadap sejumlah kementerian.
Namun, Prasetyo memastikan hingga kini Presiden Prabowo Subianto belum memiliki agenda reshuffle kabinet. Ia meminta masyarakat tidak langsung mengaitkan proses evaluasi dengan pergantian menteri.
Fokus pada Program Prioritas
Prasetyo menambahkan, fokus pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh kementerian bekerja optimal dalam menjalankan program-program prioritas nasional, mulai dari pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, hingga Program Makan Bergizi Gratis.
Karena itu, evaluasi dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga efektivitas pemerintahan, bukan semata-mata untuk mengganti pejabat di lingkungan kabinet.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pengumuman resmi dari Istana mengenai rencana perombakan Kabinet Merah Putih maupun daftar menteri yang akan diganti. Pemerintah menegaskan seluruh jajaran kabinet tetap bekerja menjalankan tugas dan program yang telah ditetapkan Presiden.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.