faktakalbar

Menperin Targetkan Indonesia Jadi Pusat Manufaktur Dunia pada 2045

Menteri Perindustrian menargetkan Indonesia menjadi pusat manufaktur dunia pada 2045 melalui penguatan SDM, hilirisasi industri, dan transformasi teknologi.

Penulis: Clara Friday, 17 July 2026 📖 2 menit
Menperin Targetkan Indonesia Jadi Pusat Manufaktur Dunia pada 2045
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan arah kebijakan penguatan sektor industri nasional dalam sebuah agenda resmi. Pemerintah menargetkan Indonesia menjadi pusat manufaktur dunia pada 2045. (Dok. Ist)

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat manufaktur dunia pada 2045. Target tersebut sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang berfokus pada penguatan daya saing industri nasional dan peningkatan nilai tambah produk dalam negeri.

Pemerintah menilai sektor manufaktur memiliki peran strategis sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi, pencipta lapangan kerja, serta peningkatan daya saing Indonesia di pasar global.

Industri Manufaktur Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Menurut Menperin, industri manufaktur menjadi salah satu sektor yang memberikan kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan investasi, pengembangan teknologi, serta penguatan industri berbasis nilai tambah.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional sekaligus memperluas peluang ekspor.

Fokus pada Pengembangan SDM Industri

Selain pembangunan infrastruktur industri, pemerintah juga menaruh perhatian besar terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM). Pendidikan vokasi, pelatihan berbasis kebutuhan industri, dan kolaborasi antara dunia pendidikan dengan pelaku usaha dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten.

Menperin menilai peningkatan kualitas SDM akan menjadi salah satu kunci keberhasilan Indonesia dalam menghadapi persaingan industri global.

Hilirisasi dan Teknologi Jadi Prioritas

Pemerintah terus mendorong program hilirisasi sumber daya alam agar komoditas tidak lagi diekspor dalam bentuk bahan mentah. Melalui hilirisasi, produk diharapkan memiliki nilai tambah yang lebih tinggi sehingga mampu meningkatkan pendapatan negara dan memperkuat industri nasional.

Di sisi lain, transformasi menuju industri berbasis teknologi juga menjadi fokus utama. Pemanfaatan otomatisasi, digitalisasi, Internet of Things (IoT), dan kecerdasan buatan (AI) dipandang sebagai langkah penting untuk meningkatkan efisiensi serta produktivitas sektor manufaktur.

Perluasan Investasi dan Ekspor

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah juga berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan regulasi, pembangunan kawasan industri, serta peningkatan kualitas infrastruktur.

Masuknya investasi baru diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan, memperkuat rantai pasok industri, serta meningkatkan kapasitas produksi nasional.

Tantangan yang Harus Dihadapi

Meski memiliki peluang besar, Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti peningkatan kualitas SDM, kesiapan teknologi industri, efisiensi logistik, dan persaingan global yang semakin ketat.

Selain itu, transisi menuju industri hijau dan rendah emisi juga menjadi perhatian agar pertumbuhan sektor manufaktur tetap sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Kesimpulan

Target menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur dunia pada 2045 merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Melalui penguatan SDM, hilirisasi industri, transformasi digital, serta peningkatan investasi, sektor manufaktur diharapkan mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

Keberhasilan target tersebut akan bergantung pada sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam membangun ekosistem industri yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan.


Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK