Menko PMK Pratikno: Dana LPDP Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Menko PMK Pratikno menegaskan dana pendidikan LPDP merupakan investasi strategis bangsa yang harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pembangunan nasional.
Faktakalbar.id — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa Dana Pendidikan yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) merupakan investasi strategis bangsa yang harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pengelolaan dana tersebut tidak hanya berfokus pada pembiayaan pendidikan, tetapi juga harus mendukung kebutuhan pembangunan nasional secara berkelanjutan.
Dana Pendidikan Harus Berorientasi pada Hasil
Pernyataan tersebut disampaikan Pratikno saat memimpin Rapat Dewan Penyantun LPDP di Jakarta. Sebagai Ketua Dewan Penyantun LPDP, ia menekankan bahwa dana pendidikan harus dikelola secara visioner, akuntabel, dan berorientasi pada hasil sehingga mampu menghasilkan sumber daya manusia unggul, memperkuat riset, serta meningkatkan daya saing Indonesia.
Pratikno mengatakan setiap program yang dijalankan LPDP perlu selaras dengan prioritas pembangunan nasional sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Evaluasi Program Strategis LPDP
Dalam rapat tersebut, Dewan Penyantun melakukan evaluasi terhadap berbagai program strategis LPDP. Evaluasi meliputi penyelenggaraan beasiswa, pendanaan riset, dukungan kepada perguruan tinggi, hingga program pemajuan kebudayaan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh program berjalan efektif, tepat sasaran, serta memiliki dampak yang terukur bagi pembangunan Indonesia.
Usulkan PMO Bersama
Untuk meningkatkan sinergi antarlembaga, Pratikno mengusulkan pembentukan Project Management Office (PMO)bersama yang melibatkan LPDP, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Menurutnya, kolaborasi tersebut diperlukan agar berbagai program pendidikan, riset, dan inovasi dapat berjalan lebih terintegrasi serta saling mendukung dalam mencapai target pembangunan nasional.
Fokus pada Sektor Prioritas
Pratikno juga menekankan pentingnya memperkuat kontribusi LPDP terhadap sejumlah sektor strategis yang menjadi prioritas pemerintah. Beberapa di antaranya meliputi bidang kesehatan, ketahanan pangan, energi, digitalisasi, manufaktur, hingga ekonomi kreatif.
Ia berharap investasi di bidang pendidikan dan riset mampu melahirkan talenta unggul, inovasi, dan teknologi yang dapat mendorong transformasi ekonomi Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.
Bahas Program Baru
Selain mengevaluasi program yang telah berjalan, rapat juga membahas sejumlah inisiatif baru, seperti pengembangan program magang internasional (professional fellows), perluasan kerja sama pendidikan tinggi dan riset dengan mitra luar negeri, skema co-funding, serta pengembangan LPDP Trust Fund sebagai instrumen pendukung pendidikan, riset, inovasi, dan pengembangan talenta nasional.
Pemerintah menegaskan bahwa dana pendidikan LPDP merupakan investasi jangka panjang yang harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui penguatan sinergi antarlembaga, evaluasi program, dan pengembangan berbagai inisiatif baru, LPDP diharapkan semakin berperan dalam mencetak sumber daya manusia unggul sekaligus mendukung pembangunan nasional dan terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.