faktakalbar

Mendagri Tito Karnavian Dukung Solidaritas Antardaerah dalam Penanganan Bencana

Mendagri Tito Karnavian mendorong pemda memperkuat solidaritas antardaerah dalam membantu wilayah terdampak bencana di Indonesia.

Penulis: Clara Monday, 31 August 2026 📖 1 menit
Mendagri Tito Karnavian Dukung Solidaritas Antardaerah dalam Penanganan Bencana
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Tito mendorong pemerintah daerah memperkuat gotong royong dan solidaritas antardaerah dalam membantu wilayah yang terdampak bencana (dok.ist)

Faktakalbar.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah (pemda) memperkuat solidaritas dan semangat gotong royong dalam membantu daerah lain yang terdampak bencana.

Tito menilai kerja sama antardaerah penting karena Indonesia memiliki kondisi geografis yang membuat berbagai wilayah rentan mengalami bencana.

“Bencana bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Di sini kita memerlukan kegotongroyongan,” ujar Tito dalam keterangannya.

Pemda Diminta Saling Membantu

Menurut Tito, pemerintah daerah yang memiliki kemampuan dan sumber daya lebih dapat membantu daerah lain yang sedang menghadapi dampak bencana.

Ia juga mengapresiasi sejumlah pemerintah daerah yang telah memberikan bantuan kepada wilayah terdampak bencana, termasuk daerah di Sumatera dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut tidak selalu harus dalam jumlah besar. Menurut Tito, bantuan dari berbagai daerah jika dilakukan secara bersama-sama dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

Karena itu, ia berharap solidaritas antardaerah dalam membantu korban bencana dapat menjadi tradisi yang terus dipertahankan.

Pemerintah Pusat Berikan Dukungan Anggaran

Selain mendorong bantuan antardaerah, Tito menyampaikan bahwa pemerintah pusat juga memberikan dukungan dalam penanganan bencana di sejumlah wilayah.

Untuk wilayah Sumatera, pemerintah pusat memberikan dukungan anggaran, termasuk melalui tambahan Transfer ke Daerah (TKD).

Sementara untuk penanganan dampak bencana di NTT, Presiden memberikan dukungan berupa tambahan Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp200 miliar.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah mempercepat penanganan masyarakat terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.

Solidaritas Antardaerah Dinilai Penting

Tito menegaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah yang wilayahnya terdampak.

Kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak diperlukan agar bantuan dapat segera diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dengan memperkuat gotong royong dan solidaritas antardaerah, penanganan dampak bencana diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK