faktakalbar

MAKI Bongkar Rute Perjalanan Nusron Wahid ke Malaysia

MAKI mengungkap dugaan rute perjalanan Nusron Wahid ke Malaysia melalui Batam dan Singapura setelah Menteri ATR/BPN itu tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK.

Penulis: Clara Sunday, 18 October 2026 📖 1 menit
MAKI Bongkar Rute Perjalanan Nusron Wahid ke Malaysia
MAKI mengungkap dugaan rute perjalanan Nusron Wahid ke Malaysia melalui Batam dan Singapura setelah Menteri ATR/BPN itu tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK. (dok.ist)

Faktakalbar.id - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, mengungkap dugaan rute perjalanan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid ke Malaysia. Informasi tersebut menjadi sorotan setelah Nusron kembali tidak memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi.

Menurut Boyamin, Nusron diduga berangkat dari Jakarta menuju Batam pada Rabu, 14 Oktober 2026. Perjalanan kemudian disebut berlanjut menggunakan kapal feri ke Singapura sebelum menyeberang ke Johor Bahru, Malaysia.

Boyamin menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, Nusron berada di Johor Bahru pada Kamis, 15 Oktober 2026. Ia juga menyebut Nusron diduga menggunakan kendaraan dinas Konsulat Jenderal saat berada di wilayah tersebut.

Dugaan perjalanan itu mencuat setelah Nusron tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, mengatakan Nusron tidak dapat menghadiri pemeriksaan karena sedang melakukan perjalanan dinas ke luar negeri. KPK menyatakan akan menjadwalkan ulang pemeriksaan tersebut.

Boyamin mempertanyakan urgensi perjalanan Nusron ketika penyidik KPK memanggilnya sebagai saksi. Ia juga meminta KPK mempertimbangkan langkah lanjutan agar pemeriksaan dapat terlaksana.

Meski demikian, dugaan rute perjalanan yang disampaikan MAKI belum dikonfirmasi secara independen. Rincian mengenai perjalanan dan agenda Nusron tetap perlu diklarifikasi kepada pihak terkait.

KPK sendiri masih perlu menjadwalkan ulang pemeriksaan Nusron dalam perkara tersebut. Belum ada kepastian mengenai waktu pemeriksaan berikutnya berdasarkan keterangan yang dikutip dalam pemberitaan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK