Krisis Air Bersih Meluas, 600 Warga Lamongan Terdampak Kekeringan
Faktakalbar.id - Musim kemarau yang memicu bencana kekeringan di Lamongan berdampak pada 150 kepala keluarga atau sekitar 600 jiwa di Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sarirejo, pada Rabu (29/7/2026).
Faktakalbar.id - Musim kemarau yang memicu bencana kekeringan di Lamongan berdampak pada 150 kepala keluarga atau sekitar 600 jiwa di Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sarirejo, pada Rabu (29/7/2026).
Menanggapi kondisi krisis air bersih tersebut, pasokan air langsung didistribusikan ke lima titik permukiman warga terdampak.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara bertahap oleh petugas guna meminimalisir dampak kekurangan air untuk kebutuhan harian masyarakat.
Pemerintah daerah setempat telah menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan yang berlaku hingga 31 Oktober 2026 mendatang.
Penetapan tersebut selaras dengan keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang memberlakukan status siaga darurat kekeringan hingga 6 Oktober 2026.
Ancaman bencana kekeringan di Lamongan diperkirakan masih memicu meluasnya krisis air bersih apabila cuaca panas ekstrem terus berlangsung.
Petugas gabungan dari tingkat desa hingga kabupaten terus berkoordinasi untuk memetakan wilayah pemukiman yang mulai kehabisan sumber air.
Masyarakat yang bermukim di daerah rawan diimbau untuk menghemat konsumsi air serta menggunakannya secara bijak selama musim kemarau.
Koordinasi berkala bersama perangkat desa terus disiagakan untuk menjamin distribusi bantuan air bersih tetap tepat sasaran.
Masyarakat juga diminta segera berkoordinasi dengan pihak terkait apabila pasokan air bersih di pemukiman mereka mulai menipis.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.