KemenPU Siaga Kawal Pasokan Air Bersih dan Irigasi hingga November
Kementerian PU siaga menjaga pasokan air bersih dan irigasi di tengah musim kemarau yang diprakirakan berlangsung hingga November 2026.
Faktakalbar.id - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kesiapsiagaan di lapangan untuk menjaga ketersediaan air bersih dan pasokan irigasi selama musim kemarau yang diprakirakan berlangsung hingga November 2026.
Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU Arnold A. P. Ritiauw mengatakan pemerintah akan tetap berada di lapangan hingga hujan kembali turun. Penanganan dilakukan terutama di wilayah yang masih menghadapi krisis air.
Selain penanganan darurat, Kementerian PU memperkuat ketahanan infrastruktur penampung air. Langkah tersebut dilakukan melalui pemeliharaan dan penguatan bendungan, embung, serta jaringan irigasi.
Menurut Arnold, penguatan infrastruktur tersebut penting untuk mengantisipasi potensi krisis air pada musim kemarau berikutnya. Pemerintah juga membuka akses bantuan bagi warga dan pemerintah daerah yang membutuhkan pasokan air bersih melalui Balai PU di wilayah masing-masing.
Dalam penanganan krisis air, pemerintah juga melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI dan Polri serta masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut dilakukan melalui distribusi air bersih hingga pembangunan sumur bor di sejumlah wilayah terdampak.
Arnold menegaskan air bersih dan irigasi menjadi kebutuhan dasar yang harus tetap dijaga selama musim kemarau. Pemerintah berupaya memastikan kebutuhan air minum rumah tangga serta pasokan air untuk lahan pertanian tetap terpenuhi.
Kementerian PU sebelumnya juga melakukan berbagai langkah teknis untuk menjaga pasokan air bagi lahan pertanian yang terdampak kekeringan, termasuk pengerahan pompa, penyediaan sumur bor, pemeliharaan saluran, serta pengaturan distribusi air.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.