Kemenhaj Buka Suara soal Perkembangan Keberangkatan Umrah Indonesia ke Arab Saudi
Kemenhaj memastikan keberangkatan jemaah umrah Indonesia ke Arab Saudi masih berjalan normal. Sebanyak 18.165 jemaah dijadwalkan berangkat pada 21-29 September 2026.
Faktakalbar.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memastikan keberangkatan jemaah umrah Indonesia ke Arab Saudi masih berjalan normal di tengah meningkatnya kewaspadaan keamanan di sejumlah wilayah Arab Saudi.
Biro Humas Kemenhaj RI Moh. Hasan Affandi mengatakan hingga Kamis (17/9/2026), pihaknya belum menerima laporan mengenai penundaan keberangkatan maupun perubahan jadwal dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) atau biro perjalanan umrah.
Kemenhaj mencatat sebanyak 18.165 jemaah umrah Indonesia dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi pada 21-29 September 2026. Sementara itu, data jemaah Indonesia yang saat ini berada di Arab Saudi masih terus diperbarui karena proses keberangkatan dan kepulangan berlangsung setiap hari.
Hasan juga menyampaikan bahwa tim Kemenhaj yang berada di Arab Saudi belum menerima laporan adanya gangguan terhadap operasional penerbangan jemaah Indonesia. Hingga saat ini, penerbangan masih berjalan sesuai jadwal.
Meski demikian, Kemenhaj tetap memantau perkembangan situasi keamanan di Arab Saudi. Sebelumnya, Kemenhaj juga mengimbau calon jemaah yang belum berangkat untuk memastikan jadwal penerbangan kepada PPIU sebelum menuju bandara.
Kemenhaj meminta jemaah tidak mengambil keputusan berdasarkan informasi yang belum terverifikasi. Informasi mengenai jadwal penerbangan dan perubahan perjalanan sebaiknya dikonfirmasi melalui PPIU, maskapai, kanal resmi pemerintah, maupun perwakilan Indonesia di Arab Saudi.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.