Kebakaran Hutan di Bromo Hanguskan 60 Hektare Lahan, Akses Wisata Malang-Lumajang Ditutup
Faktakalbar.id - Kebakaran hutan di Bromo melahap sekitar 60 hektare lahan yang tersebar di wilayah Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Malang hingga Rabu (5/8/2026).
Faktakalbar.id - Kebakaran hutan di Bromo melahap sekitar 60 hektare lahan yang tersebar di wilayah Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Malang hingga Rabu (5/8/2026).
Kobaran api di Kabupaten Probolinggo menghanguskan 10 hektare area Watu Gede Desa Sariwani, sedangkan 50 hektare lahan melalap kawasan Jantur di Kabupaten Malang.
Petugas gabungan mengoperasikan unit pemadam, mobil tangki air, hingga pesawat nirawak guna memetakan sebaran titik api dari udara.
Pemadaman darat menghadapi kendala berat akibat medan terjal lereng Kaldera Bromo serta tiupan angin kencang yang mempercepat perambatan api.
Titik api di Blok Bantengan hingga Pusung Jantur berhasil dipadamkan, namun satu titik di tebing terjal belum dapat dijangkau personel.
Sisa titik api juga masih terpantau di sekitar tugu perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang.
Mengantisipasi risiko keselamatan pengunjung, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menutup akses wisata Bromo dari arah Malang dan Lumajang sejak Senin (3/8/2026) malam.
Penutupan sementara tersebut diberlakukan melalui pintu masuk Pos Jemplang Desa Ngadas hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Peristiwa kebakaran hutan di Bromo ini ditangani oleh tim gabungan yang melibatkan BPBD, Polisi Kehutanan, Brimob, hingga relawan Masyarakat Peduli Api.
Warga dan wisatawan diimbau mematuhi arahan petugas serta tidak nekat menerobos jalur penutupan wisata demi menghindari bahaya.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.