faktakalbar

Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup Total Akibat Kebakaran Hutan

Kawasan wisata Gunung Bromo ditutup total akibat kebakaran hutan dan lahan. Penutupan dilakukan hingga 15 Agustus 2026 untuk pemadaman dan pemulihan kawasan.

Penulis: Clara Friday, 14 August 2026 📖 2 menit
Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup Total Akibat Kebakaran Hutan
Kawasan wisata Gunung Bromo ditutup total akibat kebakaran hutan dan lahan. Penutupan dilakukan hingga 15 Agustus 2026 untuk pemadaman dan pemulihan kawasan. (dok.ist)

Faktakalbar.id - Kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur, ditutup total untuk wisatawan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Penutupan dilakukan untuk mendukung proses pemadaman sekaligus memastikan keselamatan wisatawan dan petugas di lapangan. Berdasarkan informasi terbaru, penutupan kawasan wisata diberlakukan hingga 15 Agustus 2026 untuk proses pemadaman dan pemulihan.

Bromo Ditutup Total untuk Wisatawan

Penutupan seluruh aktivitas wisata dilakukan setelah kebakaran di kawasan TNBTS meluas. Keputusan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi karena kondisi di sekitar lokasi kebakaran masih berpotensi membahayakan pengunjung.

Sebelumnya, sejumlah destinasi di sekitar kawasan Bromo juga telah ditutup sementara akibat pergerakan titik api. Salah satunya Puncak Seruni Point di Kabupaten Probolinggo.

Api Merambat ke Sejumlah Kawasan

Kebakaran yang awalnya terjadi di kawasan Bukit Dengklik, Tosari, kemudian dilaporkan merambat hingga Bukit Kedasih di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Pergerakan api tersebut membuat objek wisata Bromo Sky Bridge turut ditutup. Selain risiko kobaran api, kepulan asap tebal juga mulai mengganggu kenyamanan kawasan wisata.

Kondisi tersebut membuat pengelola harus membatasi aktivitas wisatawan untuk mencegah adanya korban akibat kebakaran.

Penutupan untuk Mendukung Pemadaman

Selain mempertimbangkan keselamatan pengunjung, penutupan kawasan juga memberikan ruang bagi petugas untuk melakukan upaya pemadaman tanpa terganggu aktivitas wisata.

Kawasan wisata ditutup sementara hingga kondisi dinilai cukup aman untuk kembali menerima wisatawan. Selama masa penutupan, masyarakat dan pengunjung tidak diperbolehkan memasuki kawasan wisata yang terdampak.

Kebakaran Berdampak pada Kawasan Konservasi

Kebakaran di kawasan TNBTS tidak hanya berdampak terhadap aktivitas pariwisata, tetapi juga berpotensi mengganggu ekosistem dan vegetasi di kawasan konservasi.

Gunung Bromo merupakan salah satu destinasi wisata alam utama di Jawa Timur. Karena itu, kebakaran yang terjadi menjadi perhatian pemerintah daerah dan pengelola taman nasional.

Upaya penanganan dilakukan untuk mencegah kebakaran semakin meluas sekaligus mempercepat pemulihan kawasan yang terdampak.

Wisatawan Diminta Memantau Informasi

Wisatawan yang telah merencanakan kunjungan ke Bromo diminta memperhatikan informasi resmi mengenai kondisi kawasan dan jadwal pembukaan kembali.

Penutupan juga dapat berdampak pada wisatawan yang sebelumnya telah melakukan pemesanan tiket. Informasi mengenai perubahan jadwal kunjungan maupun mekanisme pengembalian dana perlu dipantau melalui kanal resmi pengelola TNBTS.

Hingga kondisi dinyatakan aman, masyarakat diimbau tidak memaksakan diri memasuki kawasan yang masih terdampak kebakaran.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK