faktakalbar

Kapolri Pastikan Situasi Aceh Terkendali Pascakericuhan 15 Agustus

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan situasi Aceh terkendali setelah kericuhan pada peringatan Hari Damai Aceh 15 Agustus 2026.

Penulis: Clara Tuesday, 18 August 2026 📖 1 menit
Kapolri Pastikan Situasi Aceh Terkendali Pascakericuhan 15 Agustus
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan situasi Aceh telah terkendali setelah kericuhan pada peringatan Hari Damai Aceh, 15 Agustus 2026. (dok/rolando)

Faktakalbar.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan situasi keamanan di Aceh saat ini sudah terkendali setelah terjadi kericuhan pada peringatan Hari Damai Aceh ke-21 pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Sigit kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 17 Agustus 2026. Menurutnya, jajaran kepolisian telah mengambil sejumlah langkah untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Situasi Aceh Dipastikan Terkendali

Kapolri mengatakan sejumlah kegiatan yang muncul di beberapa wilayah Aceh telah ditangani oleh aparat. Ia memastikan kondisi terkini secara keseluruhan sudah terkendali.

Meski demikian, Sigit tidak merinci langkah-langkah yang telah dilakukan kepolisian dalam menangani situasi tersebut.

Pemerintah juga menyampaikan bahwa kondisi Aceh sudah kembali kondusif setelah insiden yang terjadi dalam rangkaian peringatan Hari Damai Aceh.

Kericuhan Terjadi pada Peringatan Hari Damai Aceh

Kericuhan terjadi saat peringatan Hari Damai Aceh pada 15 Agustus 2026. Insiden tersebut berlangsung di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

Peristiwa tersebut turut berkaitan dengan insiden pengibaran bendera bulan bintang dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Damai Aceh.

Hari Damai Aceh sendiri menjadi momentum untuk memperingati berakhirnya konflik bersenjata di Aceh setelah penandatanganan Nota Kesepahaman Helsinki pada 15 Agustus 2005.

Pemerintah Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

Di tengah situasi yang telah kembali kondusif, Kapolri mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan keamanan.

Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga dinilai menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Pemerintah berharap masyarakat Aceh dapat menjaga kedamaian yang telah berlangsung selama bertahun-tahun dan menyelesaikan berbagai persoalan melalui jalur dialog.

Aparat Tetap Pantau Situasi

Meski kondisi dinyatakan terkendali, aparat tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di Aceh.

Koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan berbagai elemen masyarakat menjadi penting untuk mencegah munculnya kembali ketegangan.

Dengan kondisi yang semakin kondusif, masyarakat diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan tetap menjaga ketertiban.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK