Indonesia Kirim Lima Pesawat T-50i untuk Latihan Militer Multinasional Pitch Black 2026 di Australia
TNI Angkatan Udara mengirim lima pesawat tempur T-50i Golden Eagle untuk mengikuti latihan udara multinasional Pitch Black 2026 di Australia bersama puluhan negara mitra.
Faktakalbar.id — TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengirim lima pesawat tempur T-50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi untuk mengikuti latihan udara multinasional Pitch Black 2026 yang digelar oleh Royal Australian Air Force (RAAF) di Darwin, Australia. Latihan tersebut berlangsung mulai 17 Juli hingga 7 Agustus 2026 dan diikuti oleh puluhan negara sahabat.
Pelepasan kontingen dilakukan oleh Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsau) Marsda TNI Djoko Hadipurwanto di Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur. Selain lima pesawat tempur, TNI AU juga mengerahkan puluhan personel pendukung untuk memastikan seluruh rangkaian latihan berjalan dengan baik.
Latihan Pitch Black merupakan salah satu latihan udara multinasional terbesar di kawasan Indo-Pasifik. Tahun ini, kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 100 pesawat militer dari sekitar 20 negara, termasuk Australia, Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Prancis, Jerman, Inggris, dan Indonesia.
Keikutsertaan Indonesia dalam latihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan tempur, interoperabilitas, serta profesionalisme personel TNI AU dalam menjalankan operasi udara bersama negara-negara mitra. Melalui berbagai skenario latihan, para penerbang akan mengasah kemampuan taktis sekaligus memperkuat koordinasi dalam operasi gabungan.
Selain meningkatkan kemampuan personel, partisipasi TNI AU juga mencerminkan komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama pertahanan di kawasan Indo-Pasifik. Latihan bersama dinilai penting untuk membangun kepercayaan antarangkatan udara serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan keamanan regional.
Pesawat T-50i Golden Eagle yang diterjunkan merupakan pesawat latih tempur buatan Korea Selatan yang telah digunakan TNI AU untuk mendukung pelatihan penerbang sekaligus berbagai misi operasional. Pesawat ini memiliki kemampuan manuver tinggi serta dilengkapi sistem avionik modern yang mendukung berbagai skenario latihan tempur.
Melalui partisipasi dalam Pitch Black 2026, TNI AU berharap dapat memperoleh pengalaman operasional yang lebih luas sekaligus mempererat hubungan pertahanan dengan negara-negara sahabat. Pengalaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapan personel dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.