faktakalbar

Indonesia dan China Perkuat Kerja Sama Iklim, Fokus pada Transisi Energi dan Pembangunan Hijau

Indonesia dan China sepakat memperkuat kerja sama di bidang perubahan iklim, transisi energi, dan pembangunan hijau melalui penguatan kemitraan strategis kedua negara.

Penulis: Clara Friday, 31 July 2026 📖 2 menit
Indonesia dan China Perkuat Kerja Sama Iklim, Fokus pada Transisi Energi dan Pembangunan Hijau
Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat menerima kunjungan Utusan Khusus Perubahan Iklim China, Liu Zhenmin, di Jakarta. Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama Indonesia dan China di bidang perubahan iklim, transisi energi, dan pembangunan hijau. (dok.ist)

Faktakalbar.id — Pemerintah Indonesia dan China mempertegas komitmen untuk memperluas kerja sama di bidang perubahan iklim, perlindungan lingkungan, transisi energi, dan pembangunan hijau. Kesepakatan tersebut mengemuka dalam pertemuan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat dengan Utusan Khusus Perubahan Iklim Republik Rakyat China, Liu Zhenmin, di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Pertemuan itu menjadi tindak lanjut penguatan Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia–China, sekaligus memperluas kolaborasi kedua negara dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global.


Perkuat Implementasi Persetujuan Paris

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan China sepakat memperkuat implementasi Persetujuan Paris dengan tetap berpegang pada prinsip Common but Differentiated Responsibilities and Respective Capabilities (CBDR-RC).

Kedua negara juga mendorong negara-negara maju agar memenuhi komitmen dalam pendanaan iklim, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas bagi negara berkembang untuk mempercepat aksi iklim global.

Transisi Energi Jadi Fokus Kerja Sama

Selain isu perubahan iklim, kedua negara membahas peluang kerja sama pada pengembangan energi bersih, teknologi hijau, ekonomi sirkular, sistem peringatan dini bencana, hingga penguatan perlindungan lingkungan hidup.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat transisi menuju pembangunan rendah karbon sekaligus meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim.

Indonesia Dorong Pertumbuhan Berbasis Lingkungan

Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat menegaskan Indonesia mengusung pendekatan "Growth through Environmental Protection", yakni menjadikan perlindungan lingkungan sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Menurutnya, pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

China Siap Perluas Kolaborasi

Dalam kesempatan tersebut, pihak China menyampaikan apresiasi terhadap langkah Indonesia dalam mendorong pembangunan hijau.

China juga menyatakan kesiapan untuk memperluas kerja sama konkret di berbagai bidang, termasuk energi terbarukan, pasar karbon, perlindungan keanekaragaman hayati, pengelolaan limbah menjadi energi (waste-to-energy), riset bersama, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Sebagai tindak lanjut, Indonesia dan China sepakat meningkatkan koordinasi teknis agar berbagai peluang kerja sama dapat diwujudkan dalam program yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.


Melalui kemitraan tersebut, kedua pemerintah berharap dapat mempercepat pencapaian target pembangunan berkelanjutan, memperkuat aksi iklim, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi hijau yang lebih inklusif.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK