faktakalbar

Hutan Lindung hingga TPU Covid Terbakar, Kebakaran Lahan Marak di Sejumlah Daerah

Faktakalbar.id - Kebakaran hutan dan lahan di daerah meluas hingga menghanguskan puluhan hektare kawasan hutan lindung di Aceh, Sulawesi, dan Papua Barat Daya pada Kamis (30/7/2026).

Penulis: Natash Friday, 31 July 2026 📖 1 menit
Hutan Lindung hingga TPU Covid Terbakar, Kebakaran Lahan Marak di Sejumlah Daerah
Petugas gabungan saat berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Kamis (30/7). (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Kebakaran hutan dan lahan di daerah meluas hingga menghanguskan puluhan hektare kawasan hutan lindung di Aceh, Sulawesi, dan Papua Barat Daya pada Kamis (30/7/2026).

Di Kabupaten Aceh Besar, kobaran api melalap sekitar 20 hektare kawasan Hutan Lindung Seulawah yang melingkupi wilayah Desa Suka Damai dan Desa Data Makmur.

Proses pemadaman di Desa Suka Damai berhasil dituntaskan petugas pada sore hari, namun api di Desa Data Makmur masih dalam penanganan tim gabungan.

Sementara itu di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, peristiwa kebakaran lahan seluas 3 hektare melanda Desa Tampanombo hingga menyisakan bara pada batang pohon di area tebing.

Bencana serupa juga melanda Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, akibat aktivitas pembersihan semak belukar oleh warga yang merembet membakar 2,81 hektare lahan.

Di Kota Sorong, Papua Barat Daya, api yang diduga dipicu aksi pembakaran oleh oknum tak bertanggung jawab menghanguskan 2 hektare lahan dan beberapa makam di TPU Covid Kelurahan Malasilen.

Sebagian besar peristiwa kebakaran hutan dan lahan di daerah tersebut dipicu oleh kombinasi cuaca panas terik, tiupan angin kencang, serta kelalaian aktivitas manusia.

BMKG memprakirakan cuaca cenderung kering akibat puncak musim kemarau masih bertahan di wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara hingga 2 Agustus 2026.

Petugas mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta membuang puntung rokok sembarangan guna mencegah munculnya titik api baru.

Kesiapsiagaan patroli terpadu dan penyiapan sumber air terus ditingkatkan oleh tim gabungan guna mengantisipasi maraknya potensi kebakaran susulan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK