faktakalbar

Gedung Bapenda DKI Terbakar, Pramono Jamin Data Pajak Tetap Aman

Gedung Bapenda DKI Jakarta terbakar, Gubernur Pramono Anung memastikan data pajak masyarakat tetap aman dan tidak terdampak kebakaran.

Penulis: Clara Sunday, 09 August 2026 📖 2 menit
Gedung Bapenda DKI Terbakar, Pramono Jamin Data Pajak Tetap Aman
Gedung Bapenda DKI Jakarta terbakar, Gubernur Pramono Anung memastikan data pajak masyarakat tetap aman dan tidak terdampak kebakaran. (dok.ist)

Faktakalbar.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan data perpajakan tetap aman setelah Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, mengalami kebakaran.

Pramono mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir mengenai keamanan data pajak yang tersimpan dalam sistem milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, data tersebut telah memiliki sistem pengamanan dan pencadangan sehingga tidak bergantung pada kondisi fisik gedung.

Kebakaran Gedung Bapenda DKI terjadi pada Jumat (7/8/2026) malam. Api melanda sejumlah bagian gedung dan membuat petugas pemadam kebakaran melakukan penanganan hingga Sabtu (8/8/2026).

Pramono memastikan kejadian tersebut tidak mengakibatkan hilangnya data perpajakan masyarakat. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan sistem digital dan pencadangan data untuk menjaga informasi tetap tersedia apabila terjadi gangguan pada fasilitas fisik.

Selain memastikan keamanan data, Pemprov DKI juga melakukan evaluasi terhadap dampak kebakaran terhadap aktivitas pelayanan masyarakat. Penyesuaian operasional dapat dilakukan selama proses pemeriksaan dan penanganan gedung berlangsung.

Kebakaran Gedung Bapenda DKI juga berdampak pada kondisi lalu lintas di sekitar lokasi. Jalan Abdul Muis sempat ditutup sementara untuk mendukung proses pemadaman dan memberikan ruang bagi petugas untuk menangani kebakaran.

Petugas pemadam kebakaran kemudian melakukan proses pendinginan setelah api berhasil dikendalikan. Penyisiran juga dilakukan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang masih berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Sementara itu, penyebab kebakaran Gedung Bapenda DKI masih dalam penyelidikan. Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan melibatkan Pusat Laboratorium Forensik untuk mengetahui sumber api serta penyebab pasti kebakaran.

Sebelumnya, polisi menduga titik awal kebakaran berada di lantai 11 yang sedang menjalani renovasi. Namun, dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui hasil pemeriksaan di lokasi kejadian.

Pramono juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait keamanan data perpajakan. Informasi mengenai pelayanan pajak dan perkembangan penanganan gedung akan disampaikan melalui kanal resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Keamanan data menjadi perhatian penting karena informasi perpajakan berkaitan dengan data masyarakat dan administrasi penerimaan daerah. Dengan sistem pencadangan dan pengamanan yang tersedia, pemerintah memastikan kebakaran gedung tidak mengganggu keamanan data pajak.

Pemprov DKI Jakarta akan terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan selama proses penanganan dan evaluasi pascakebakaran.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK