faktakalbar

Bursa Calon Gubernur BI Menghangat, Kandidat Internal Dinilai Masih Punya Peluang Terbesar

Bursa calon Gubernur Bank Indonesia terus menghangat setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri. Sejumlah nama mencuat, namun pengamat menilai figur internal BI masih menjadi kandidat terkuat.

Penulis: Clara Wednesday, 29 July 2026 📖 2 menit
Bursa Calon Gubernur BI Menghangat, Kandidat Internal Dinilai Masih Punya Peluang Terbesar
Kantor Bank Indonesia (dok.ist)

Faktakalbar.id — Bursa calon Gubernur Bank Indonesia (BI) semakin menjadi perhatian setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya. Sejumlah nama mulai diperbincangkan sebagai kandidat pengganti, baik dari internal Bank Indonesia maupun kalangan ekonom dan pemerintahan. 

Meski demikian, sejumlah pengamat menilai figur dari internal BI masih memiliki peluang terbesar untuk memimpin bank sentral karena dinilai memahami kebijakan moneter, sistem pembayaran, serta menjaga kesinambungan arah kebijakan yang telah berjalan. 


Nama Internal Masih Diunggulkan

Salah satu nama yang banyak disebut adalah Destry Damayanti, Deputi Gubernur Senior BI yang kini menjalankan tugas sebagai pejabat gubernur sementara sesuai ketentuan Undang-Undang Bank Indonesia.

Selain Destry, nama Thomas Djiwandono, yang saat ini menjabat Deputi Gubernur BI, juga masuk dalam bursa kandidat. Namun, sejumlah analis mengingatkan bahwa pengangkatannya dapat memunculkan persepsi terkait independensi bank sentral karena masa jabatannya di BI masih relatif singkat. 


Presiden Belum Tentukan Calon

Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum menetapkan nama calon Gubernur BI yang akan diajukan kepada DPR.

Pemerintah menegaskan proses pengisian jabatan akan tetap mengikuti mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Bank Indonesia. Sebelum gubernur definitif dipilih, roda kepemimpinan BI tetap berjalan di bawah pejabat gubernur sementara. 


DPR Tunggu Surat Presiden

Sesuai aturan, Presiden mengajukan calon Gubernur BI kepada DPR untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Setelah proses tersebut selesai dan memperoleh persetujuan DPR, Presiden akan menetapkan Gubernur BI yang baru. Hingga kini DPR mengaku masih menunggu surat resmi pengajuan calon dari Presiden. 


Independensi BI Jadi Sorotan

Analis menilai selain kompetensi, aspek independensi Bank Indonesia menjadi perhatian utama pasar.

Menurut mereka, proses pemilihan gubernur baru diharapkan tetap menjaga kepercayaan investor terhadap independensi bank sentral dalam menjalankan kebijakan moneter, pengendalian inflasi, serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.


Proses Masih Dinamis

Selain nama dari internal BI, sejumlah ekonom senior dan pejabat pemerintah juga sempat disebut dalam berbagai spekulasi publik. Namun hingga kini belum ada keputusan resmi mengenai siapa yang akan diusulkan sebagai Gubernur BI berikutnya.

Pemerintah memastikan seluruh tahapan akan dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan sebelum nama calon disampaikan kepada DPR. 

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK