BPH Migas Kawal Normalisasi Distribusi BBM di Sumatera Utara, Antrean SPBU Mulai Berkurang
BPH Migas memastikan pasokan dan distribusi BBM di Sumatera Utara mulai kembali normal. Antrean di sejumlah SPBU berangsur terurai setelah penguatan distribusi dilakukan bersama Pertamina Patra Niaga.
Faktakalbar.id — Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Sumatera Utara mulai menunjukkan kondisi yang semakin normal. Penguatan distribusi dilakukan bersama PT Pertamina Patra Niaga untuk mengurai antrean kendaraan yang sempat terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan stok BBM di Sumatera Utara saat ini berada dalam kondisi aman. Pasokan diperkuat setelah dua kapal menyelesaikan proses pemuatan Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite sehingga distribusi ke SPBU dapat berjalan lebih optimal.
Untuk mempercepat normalisasi, Pertamina Patra Niaga menambah armada mobil tangki beserta awaknya, mengoptimalkan pasokan dari sejumlah Fuel Terminal (FT), serta melakukan pemantauan langsung ke SPBU yang sebelumnya mengalami antrean panjang. Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
BPH Migas juga menilai perlunya sistem peringatan dini (early warning system) dalam distribusi BBM agar setiap kendala operasional dapat segera terdeteksi. Selain itu, pemantauan armada distribusi secara real time dinilai penting untuk memastikan proses penyaluran berlangsung lancar hingga ke SPBU.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, Sunardi, menyampaikan bahwa sejak 14 hingga 16 Juli 2026, rata-rata penyaluran BBM ke SPBU mencapai lebih dari 6.000 kiloliter per hari. Tambahan pasokan tersebut diharapkan mampu meningkatkan stok di SPBU sekaligus mengurangi antrean masyarakat saat mengisi BBM.
Perbaikan distribusi mulai dirasakan masyarakat. Sejumlah pengendara mengaku waktu antre di SPBU kini jauh lebih singkat dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Kondisi tersebut menjadi indikasi bahwa distribusi BBM secara bertahap kembali berjalan normal.
BPH Migas menegaskan akan terus melakukan pengawasan bersama Pertamina Patra Niaga hingga distribusi BBM benar-benar stabil di seluruh wilayah Sumatera Utara. Pengawasan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh BBM tanpa kendala serta menjaga kelancaran aktivitas ekonomi di daerah.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.