faktakalbar

BNPB Gelar Modifikasi Cuaca di Jawa Tengah Padamkan Karhutla dan Sapu Abu Vulkanik

Faktakalbar.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana memusatkan Operasi Modifikasi Cuaca di Pangkalan Udara Ahmad Yani Semarang untuk mengatasi kebakaran hutan serta persebaran abu vulkanik di Jawa Tengah.

Penulis: Natash Tuesday, 08 September 2026 📖 1 menit
BNPB Gelar Modifikasi Cuaca di Jawa Tengah Padamkan Karhutla dan Sapu Abu Vulkanik
Pesawat penyemai bahan modifikasi cuaca bersiap menyiramkan larutan Kalsium Klorida di atas langit Jawa Tengah untuk memicu hujan buatan. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana memusatkan Operasi Modifikasi Cuaca di Pangkalan Udara Ahmad Yani Semarang untuk mengatasi kebakaran hutan serta persebaran abu vulkanik di Jawa Tengah.

Langkah intervensi cuaca tersebut diambil menyusul maraknya insiden kebakaran lahan di beberapa daerah serta ancaman paparan material vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Misi penerbangan perdana dilakukan menggunakan pesawat Cessna dengan menyemprotkan 1.000 liter bahan semai di atas langit Cilacap, Banyumas, dan Brebes.

Penyemaian garam kalsium klorida pada ketinggian 9.000 kaki ditujukan untuk merangsang pembentukan awan hujan secara presisi.

Curahan hujan buatan dari operasi ini ditargetkan mampu memadamkan sisa titik api sekaligus meluruhkan debu vulkanik di udara.

Sebelumnya, rentetan kebakaran lahan melanda kawasan Bukit Talang Kabupaten Klaten hingga menghanguskan area seluas dua hektare.

Insiden kebakaran serupa juga membakar empat hektare lahan kering di Desa Bentak Kabupaten Sragen sebelum berhasil dikendalikan tim gabungan.

Wilayah Kabupaten Banyumas turut mencatatkan kebakaran lahan seluas 6,05 hektare yang tersebar di tiga kecamatan berbeda.

Kondisi tanah yang mengering memicu kekhawatiran munculnya titik api baru jika tidak segera disiram hujan berintensitas tinggi.

Operasi rekayasa cuaca ini dijalankan melalui kerja sama teknis bersama BMKG serta BPBD Jawa Tengah guna memantau pergerakan awan secara langsung.

Selain penyemaian awan, petugas menyiagakan metode penyemprotan kabut air bercampur surfaktan untuk mengikat partikel debu di atmosfer.

Upaya kombinasi teknis ini diharapkan efektif menekan angka penderita ISPA serta mengembalikan jarak pandang penerbangan di wilayah Jawa Tengah.

Warga setempat diminta tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah hingga kualitas udara membaik sepenuhnya.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK