BMKG Supadio Rilis Indeks Kerawanan Karhutla Seminggu Ke Depan: Kalbar Bagian Selatan Berstatus Waspada
Faktakalbar.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Supadio memprakirakan wilayah Kalimantan Barat bagian selatan masuk dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar selama sepekan ke depan.
Faktakalbar.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Supadio memprakirakan wilayah Kalimantan Barat bagian selatan masuk dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar selama sepekan ke depan.
Peringatan kewaspadaan bencana kebakaran hutan dan lahan tersebut dikeluarkan menyusul terdeteksinya belasan titik panas dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
"Selanjutnya untuk pantauan titik panas di wilayah Kalimantan Barat selama 24 jam terakhir terdeteksi adanya 13 titik panas di wilayah Kalimantan Barat. Kemudian untuk indeks kebakaran hutan dan lahan dalam satu minggu kedepan wilayah Kalimantan Barat masuk dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar, yaitu pada tanggal 28 Oktober sampai dengan 2 November 2026, khususnya untuk wilayah Kalimantan Barat bagian selatan," kata BMKG Debi.
BMKG Debi menjelaskan bahwa ancaman kebakaran lahan tertinggi diproyeksikan berlangsung mulai tanggal 28 Oktober hingga 2 November 2026.
Dampak pembakaran lahan tersebut kini telah memicu kekaburan udara akibat kepungan kabut asap di berbagai kabupaten dan kota.
Meskipun ancaman kebakaran lahan terbilang tinggi, potensi hujan sedang masih berpeluang turun di area Ketapang, Kayong Utara, serta Sambas.
Wilayah lainnya seperti Sintang, Kapuas Hulu, Pontianak, dan Kubu Raya diprediksi hanya akan mengalami curah hujan ringan.
Kecepatan tiupan angin yang mencapai 35 kilometer per jam berisiko mempercepat penyebaran titik api jika terjadi kebakaran lahan.
BMKG mengimbau seluruh pihak untuk memantau pembaruan peta kerawanan melalui situs resmi kalbar.bmkg.go.id maupun kanal media sosial resmi.
Pemantauan secara berkala dapat pula dilakukan masyarakat melalui aplikasi Info BMKG atau dengan mendatangi kantor BMKG terdekat.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.