faktakalbar

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir dan Karhutla di Kalimantan Barat hingga 5 November 2026

Faktakalbar.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis prakiraan cuaca wilayah Kalimantan Barat yang berpotensi mengalami hujan sedang disertai kilat dan angin kencang hingga 5 November 2026.

Penulis: Natash Friday, 30 October 2026 📖 1 menit
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir dan Karhutla di Kalimantan Barat hingga 5 November 2026
Peta analisis dan prospek distribusi curah hujan harian di wilayah Kalimantan Barat periode 30 Oktober hingga 5 November 2026 rilis BMKG. (Dok. BMKG Kalbar)

Faktakalbar.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis prakiraan cuaca wilayah Kalimantan Barat yang berpotensi mengalami hujan sedang disertai kilat dan angin kencang hingga 5 November 2026.

Berdasarkan hasil analisis terbaru pada Jumat, 30 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB, kondisi cuaca secara umum diprakirakan berawan.

Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprediksi mengguyur sebagian besar wilayah Kalimantan Barat pada siang, sore, dan malam hari.

Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem berupa hujan deras berdurasi singkat yang dapat memicu genangan air.

Selain potensi hujan deras, fenomena petir dan sambaran kilat juga membayangi wilayah Kalimantan Barat selama sepekan ke depan.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi angin kencang berdurasi singkat yang menyertai datangnya hujan.

Pihak BMKG memperingatkan warga untuk tetap waspada terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan di beberapa daerah.

Potensi kemudahan terjadinya karhutla diprakirakan berlangsung mulai tanggal 30 Oktober hingga 05 November 2026.

Kondisi vegetasi yang mengering pada area tertentu berisiko memicu kemunculan titik panas di tengah perubahan cuaca.

Peta prospek cuaca menunjukkan sebaran curah hujan harian terdistribusi secara merata di wilayah pesisir maupun pedalaman Kalimantan Barat.

Curah hujan harian diprakirakan berada pada kisaran intensitas ringan hingga sedang dengan level akumulasi mencapai 50 milimeter per hari.

BMKG meminta seluruh instansi terkait untuk menyiagakan personel dan peralatan guna mengantisipasi bencana hidrometeorologi.

Pengendalian potensi kebakaran hutan dan lahan juga perlu ditingkatkan oleh satgas darat di kawasan rawan karhutla.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan untuk senantiasa memperbarui informasi cuaca resmi dari saluran BMKG.

Kewaspadaan ekstra diperlukan bagi pengendara yang melintasi jalur rawan pohon tumbang saat angin kencang menerjang.

Warga yang bermukim di daerah bantaran sungai diimbau untuk tetap tenang namun siap siaga mengantisipasi kenaikan debit air.

Informasi prakiraan cuaca ini akan terus diperbarui oleh BMKG secara berkala sesuai dinamika atmosfer terkini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK