BGN Tangguhkan 1.276 SPPG dan Usulkan Tutup Permanen 654 Dapur MBG
BGN menghentikan sementara 1.276 SPPG program MBG karena belum memenuhi persyaratan SLHS. Sebanyak 654 dapur diusulkan ditutup permanen jika tidak memenuhi ketentuan.
Faktakalbar.id - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 1.276 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penghentian tersebut dilakukan karena SPPG yang bersangkutan belum memenuhi persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). BGN menyatakan langkah ini merupakan bagian dari pemantauan dan pengawasan terhadap standar higiene dan sanitasi dapur MBG.
Dari 1.276 SPPG yang dihentikan sementara, sebanyak 821 SPPG masih dalam proses pendaftaran SLHS. Kemudian, 447 SPPG telah mendaftarkan sertifikat tersebut, tetapi belum memenuhi persyaratan dan kelayakan yang ditetapkan. Sementara delapan SPPG lainnya belum terkonfirmasi status SLHS-nya.
BGN juga mengusulkan penutupan permanen terhadap 654 SPPG yang masuk kategori kritis. Usulan tersebut akan diberlakukan apabila SPPG tidak memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan dalam waktu tujuh hari ke depan.
Dari 654 SPPG yang masuk kategori kritis, sebanyak 447 dapur telah mendaftarkan SLHS tetapi dinilai belum memenuhi persyaratan. Sebanyak 199 SPPG lainnya belum melakukan pendaftaran, sedangkan delapan SPPG belum mengonfirmasi status pendaftarannya.
Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Ketut Sumedana mengatakan aspek kesehatan dan keselamatan penerima manfaat menjadi perhatian dalam pelaksanaan program MBG. Karena itu, dapur yang belum memenuhi standar higiene dan sanitasi dikenai penghentian sementara.
Sebelumnya, BGN juga telah melakukan penutupan permanen terhadap 504 dapur MBG yang dinyatakan tidak memenuhi standar sanitasi berdasarkan laporan dari dinas kesehatan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.