BGN Hentikan Operasional 504 Dapur MBG yang Tak Penuhi Syarat
BGN menutup permanen 504 dapur MBG hingga 10 Agustus 2026 karena tidak memenuhi standar keamanan pangan. Sekitar 3.000 dapur lainnya masih menjalani pemeriksaan.
Faktakalbar.id - Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menutup secara permanen 504 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga 10 Agustus 2026. Penutupan dilakukan sebagai bagian dari upaya memperketat standar keamanan pangan dalam pelaksanaan program prioritas nasional tersebut.
Dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi persyaratan keamanan dan sanitasi tidak diperbolehkan kembali beroperasi.
504 Dapur Ditutup Permanen
BGN menyatakan penutupan permanen dilakukan terhadap dapur yang dinilai tidak memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan Program MBG di berbagai daerah.
BGN sebelumnya memberikan batas waktu kepada seluruh SPPG untuk memenuhi persyaratan, termasuk memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) paling lambat 10 Agustus 2026. Dapur yang tidak memenuhi ketentuan tersebut kemudian dikenai penutupan permanen.
Sekitar 3.000 Dapur Masih Diperiksa
Selain 504 dapur yang telah ditutup permanen, BGN masih melakukan pemeriksaan terhadap sekitar 3.000 dapur MBG lainnya.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh SPPG yang menjalankan program memenuhi standar kebersihan, sanitasi, dan keamanan pangan sebelum makanan disalurkan kepada penerima manfaat.
Langkah tersebut dilakukan mengingat makanan dalam program MBG dikonsumsi oleh masyarakat dalam jumlah besar, termasuk anak-anak sekolah.
Keamanan Pangan Jadi Perhatian Utama
Penerapan standar higiene dan sanitasi menjadi salah satu fokus utama BGN. Setiap dapur yang memproduksi makanan untuk program MBG harus memenuhi persyaratan agar makanan yang disajikan aman dikonsumsi.
BGN juga mewajibkan dapur MBG memenuhi standar pengelolaan lingkungan dan fasilitas pendukung, termasuk sistem pengolahan limbah.
Ketentuan tersebut diperlukan untuk mencegah munculnya masalah kesehatan akibat makanan yang tidak memenuhi standar.
BGN Perketat Pengawasan
Penutupan ratusan dapur tersebut menunjukkan upaya BGN memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan MBG. Pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap kualitas makanan, tetapi juga terhadap kondisi dapur dan penerapan standar sanitasi.
Dapur yang masih memiliki kekurangan diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan sesuai ketentuan. Sementara dapur yang tidak memenuhi persyaratan hingga batas waktu yang ditetapkan dapat dikenai sanksi berupa penghentian operasional.
Program MBG Tetap Berjalan
Meski ratusan dapur ditutup, program MBG tetap berjalan melalui SPPG yang telah memenuhi persyaratan.
BGN memastikan evaluasi dilakukan untuk menjaga agar pelaksanaan program tetap berjalan dengan standar keamanan pangan yang lebih ketat.
Dengan adanya pemeriksaan dan penutupan terhadap dapur yang tidak memenuhi standar, pemerintah berharap kualitas makanan yang diterima masyarakat dapat lebih terjamin.
BGN juga terus melakukan evaluasi terhadap dapur lainnya agar seluruh pelaksana program memiliki standar pelayanan yang sesuai dengan ketentuan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.