faktakalbar

BGN Buka Peluang Libatkan Polisi Tangani Kasus Keracunan MBG

BGN membuka peluang melibatkan kepolisian dalam penanganan kasus dugaan keracunan Program Makan Bergizi Gratis jika ditemukan unsur pidana atau kelalaian berat.

Penulis: Clara Thursday, 06 August 2026 📖 1 menit
BGN Buka Peluang Libatkan Polisi Tangani Kasus Keracunan MBG
BGN membuka peluang melibatkan kepolisian apabila ditemukan unsur pidana dalam kasus dugaan keracunan makanan. (dok.ist)

Faktakalbar.id - Badan Gizi Nasional (BGN) membuka peluang melibatkan kepolisian dalam penanganan kasus dugaan keracunan pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut disiapkan apabila ditemukan indikasi kelalaian berat atau unsur pidana dalam proses penyediaan maupun distribusi makanan.

Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan setiap laporan dugaan keracunan akan ditangani secara serius melalui investigasi menyeluruh. Selain melakukan evaluasi internal, BGN juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penyebab kejadian dapat diungkap secara akurat.

Menurut Dadan, apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya dugaan pelanggaran hukum, BGN tidak menutup kemungkinan menyerahkan penanganannya kepada aparat penegak hukum. Keterlibatan kepolisian dinilai penting agar proses penyelidikan berjalan sesuai ketentuan dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.

BGN menegaskan bahwa keamanan pangan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan Program MBG. Oleh karena itu, setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diwajibkan menerapkan standar kebersihan, pengolahan makanan, penyimpanan bahan baku, hingga distribusi makanan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Selain investigasi terhadap kasus yang terjadi, BGN juga akan memperketat pengawasan terhadap seluruh mitra penyedia makanan. Evaluasi mencakup kualitas bahan pangan, proses memasak, sanitasi dapur, hingga mekanisme distribusi untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Sebelumnya, BGN telah memberikan sanksi kepada sejumlah pengelola SPPG yang dinilai melakukan pelanggaran standar operasional. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelaksanaan Program MBG di berbagai daerah.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan. BGN menegaskan keberhasilan program ini harus didukung dengan sistem pengawasan yang ketat agar makanan yang disajikan tetap aman dan layak dikonsumsi.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK