Baznas RI Terjunkan Tim Bantu Padamkan Karhutla di Kalbar
BAZNAS RI menerjunkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana membantu pemadaman karhutla di Kalbar dan Kalsel, sekaligus menyalurkan masker, air minum, dan makanan.
Faktakalbar.id - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerjunkan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Selatan (Kalsel).
Tim tersebut tidak hanya membantu proses pemadaman titik api, tetapi juga memberikan dukungan kepada petugas serta masyarakat yang terdampak asap karhutla. Informasi tersebut disampaikan BAZNAS dalam keterangan resminya.
Tim BAZNAS Bantu Pemadaman Karhutla
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid mengatakan tim BTB telah diterjunkan setelah upaya pemadaman karhutla berlangsung selama beberapa hari.
Menurutnya, masih terdapat titik api dan asap di sejumlah wilayah Kalbar dan Kalsel sehingga membutuhkan penanganan bersama.
BAZNAS menyatakan timnya terus berupaya membantu proses pemadaman sekaligus berkoordinasi dengan pihak terkait agar penanganan di lapangan berjalan efektif.
Siapkan Dapur Air hingga Masker
Selain membantu pemadaman, BAZNAS juga memberikan dukungan kebutuhan dasar bagi petugas dan masyarakat terdampak.
Salah satunya dengan mendirikan dapur air untuk menyediakan kebutuhan air minum bagi petugas yang berada di lokasi penanganan karhutla maupun masyarakat sekitar.
BAZNAS juga menyalurkan masker untuk petugas dan warga yang terdampak asap. Makanan ringan turut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan selama penanganan karhutla berlangsung.
Sodik menilai penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api. Kondisi petugas yang bekerja di lapangan dan masyarakat yang terdampak asap juga perlu mendapat perhatian.
Karhutla Kalbar Masih Jadi Perhatian
Penanganan karhutla di Kalbar masih menjadi perhatian pemerintah dan berbagai pihak. Selain operasi pemadaman darat, pemerintah juga menjalankan sejumlah upaya untuk mengurangi dampak asap.
Pemerintah saat ini turut memaksimalkan potensi awan hujan untuk mendukung operasi modifikasi cuaca (OMC) di Kalbar pada 4–8 September 2026. Upaya tersebut diarahkan untuk membantu pembasahan lahan dan menjaga tinggi muka air tanah, terutama di kawasan gambut.
Keterlibatan BAZNAS melalui tim tanggap bencana menambah dukungan di lapangan, khususnya dalam pemadaman serta pemenuhan kebutuhan dasar petugas dan warga terdampak.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.