faktakalbar

Bapanas Siapkan Anggaran Rp100 Miliar untuk Pangan Korban Gempa Flores

Bapanas menyiapkan Rp100 miliar untuk bantuan pangan korban gempa Flores. Dana digunakan untuk pengadaan beras dan minyak goreng bagi masyarakat terdampak.

Penulis: Clara Tuesday, 18 August 2026 📖 1 menit
Bapanas Siapkan Anggaran Rp100 Miliar untuk Pangan Korban Gempa Flores
Salah satu bangunan yang hancur karena gempa Flores (dok.ist)

Faktakalbar.id – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyiapkan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dana tersebut berasal dari anggaran penanganan bencana dan akan digunakan untuk pengadaan beras serta minyak goreng bagi warga yang terdampak bencana. Pemerintah juga menginstruksikan Perum Bulog untuk segera menyalurkan cadangan beras ke wilayah terdampak.

Dana Rp100 Miliar untuk Kebutuhan Pangan

Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah mengalokasikan sekitar Rp100 miliar dari anggaran penanganan bencana untuk memenuhi kebutuhan pangan korban gempa Flores.

Pengadaan tersebut terutama mencakup beras dan minyak goreng, dua komoditas yang dibutuhkan masyarakat dalam kondisi darurat.

Untuk mempercepat penyaluran, pemerintah telah memberikan instruksi kepada Perum Bulog agar mendistribusikan cadangan beras ke lokasi-lokasi terdampak.

Bulog Diminta Segera Salurkan Beras

Dalam situasi tanggap darurat, distribusi bantuan pangan menjadi salah satu prioritas. Pemerintah meminta Bulog bergerak cepat agar kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak dapat segera terpenuhi.

Proses administrasi pengadaan dan penyaluran bantuan dapat diselesaikan secara bertahap setelah distribusi berjalan, sehingga kebutuhan warga tidak tertunda akibat proses administratif.

Gempa Flores Menimbulkan Banyak Korban

Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, NTT, pada 15 Agustus 2026. Data yang dikutip dalam laporan terbaru menyebut jumlah korban meninggal mencapai 68 orang, sementara ratusan warga mengalami luka-luka.

Sejumlah wilayah juga mengalami kerusakan akibat guncangan gempa. Kondisi tersebut membuat masyarakat membutuhkan bantuan berupa pangan, obat-obatan, perlengkapan sanitasi, serta kebutuhan dasar lainnya.

Selain pemerintah, berbagai lembaga dan organisasi juga mulai menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Bantuan Pangan Jadi Prioritas

Penyaluran bantuan pangan diharapkan dapat membantu masyarakat yang masih berada di lokasi pengungsian maupun warga yang kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok akibat kerusakan fasilitas dan terganggunya aktivitas ekonomi.

Pemerintah melalui Bapanas dan Bulog akan terus menyesuaikan distribusi dengan kebutuhan di lapangan. Dengan dukungan anggaran tersebut, ketersediaan pangan bagi korban gempa diharapkan tetap terjaga selama masa tanggap darurat.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK