faktakalbar

Banjir Terjang Tiga Desa di Parigi Moutong, 115 Keluarga Terdampak

Faktakalbar.id - Banjir merendam tiga desa di Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah pada Senin (24/8) pukul 09.00 WITA. Bencana alam ini dipicu oleh curah hujan dengan intensitas yang sangat tinggi di wilayah tersebu…

Penulis: Natash Tuesday, 25 August 2026 📖 1 menit
Banjir Terjang Tiga Desa di Parigi Moutong, 115 Keluarga Terdampak
Kondisi banjir yang melanda kawasan permukiman warga di Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong. (Dok. BNPB)

Faktakalbar.id - Banjir merendam tiga desa di Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah pada Senin (24/8) pukul 09.00 WITA.

Bencana alam ini dipicu oleh curah hujan dengan intensitas yang sangat tinggi di wilayah tersebut.

Tingginya curah hujan mengakibatkan debit air sungai meluap hingga menggenangi permukiman warga sekitar.

Wilayah yang terdampak genangan air meliputi Desa Kasimbar Palapi, Desa Kasimbar Induk, dan Desa Kasimbar Selatan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat sebanyak 115 kepala keluarga terdampak langsung oleh peristiwa ini.

Selain permukiman warga, luapan air juga merusak berbagai fasilitas umum penting di tiga desa tersebut.

Dampak materiil mencakup satu unit fasilitas peribadatan dan dua unit fasilitas pendidikan yang terendam banjir.

Satu fasilitas umum lainnya beserta empat hektare area perkebunan warga juga ikut terdampak genangan air.

Merespons musibah ini, BPBD Kabupaten Parigi Moutong langsung berkoordinasi dengan instansi terkait di daerah.

Petugas BPBD segera melakukan asesmen dan kaji cepat secara langsung di lokasi kejadian bencana.

Penanganan darurat terus dilakukan oleh petugas gabungan bersama aparat desa dan masyarakat setempat.

Hingga saat ini, kondisi banjir dilaporkan masih belum surut di kawasan permukiman tersebut.

Pemantauan secara berkala masih terus dilakukan oleh petugas gabungan di titik-titik rawan genangan air.

Pihak berwenang memastikan bahwa keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana ini.

Kesiapsiagaan sarana dan prasarana logistik juga ditekankan untuk membantu kebutuhan dasar para warga terdampak.

Setiap elemen masyarakat setempat diimbau untuk saling bergotong royong dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem.

"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir dan segera melaporkan kejadian kepada aparat," demikian pernyataan resmi BNPB.

"Pemerintah daerah diminta untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan prasarana dalam menghadapi potensi bencana," tambah BNPB.

Langkah pelaporan cepat dinilai sangat penting agar bantuan darurat dapat segera disalurkan kepada korban.

Penanganan terpadu diharapkan mampu mempercepat surutnya air dan pemulihan aktivitas masyarakat di Parigi Moutong.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK