faktakalbar

Aksi Pencurian Sepatu Terekam CCTV, Warga Sepakat 2 Pontianak Resah Pengendara Gas hingga Sepatu Kerap Hilang

Faktakalbar.id - Warga di Jalan Sepakat 2, Blok E, Kota Pontianak resah akibat maraknya aksi pencurian barang-barang berharga milik penghuni kawasan pemukiman tersebut.

Penulis: Natash Wednesday, 04 November 2026 📖 1 menit
Aksi Pencurian Sepatu Terekam CCTV, Warga Sepakat 2 Pontianak Resah Pengendara Gas hingga Sepatu Kerap Hilang
Rekaman kamera CCTV memperlihatkan aksi seorang pelaku yang sedang mencuri sepatu milik warga di Jalan Sepakat 2 Blok E, Pontianak. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Warga di Jalan Sepakat 2, Blok E, Kota Pontianak resah akibat maraknya aksi pencurian barang-barang berharga milik penghuni kawasan pemukiman tersebut.

Peristiwa pencurian terbaru terjadi pada Minggu (1/11/2026) ketika aksi pelaku menggasak sepatu warga terekam kamera pengawas CCTV di lokasi kejadian.

Sebelum insiden pencurian sepatu tersebut, warga setempat juga kerap melaporkan kehilangan benda lain seperti tabung gas yang terjadi sekitar dua hingga tiga bulan lalu.

Meski belum ada laporan kehilangan barang berharga seperti kendaraan bermotor, berulangnya kejadian ini memicu kekhawatiran masyarakat terhadap keutamaan keamanan lingkungan pemukiman mereka.

"Ada pencuri gitu, soalnya sering dah barang ni kehilangan bisa dak bang bantu seendaknya ngasi efek jera ke pelaku. Kalo motor si blum bang cuma benda benda yang hilang tu macam tabung gas sepatu gitu, daerah sepakat 2 ni blok e. Ini tanggal 1 bang ini kejadian pas mencuri sepatu, pas mencuri gas ni udah ada 2 atau 3 bulan yang lalu," ujar seorang warga setempat saat mengeluhkan aksi kejahatan tersebut.

Warga berharap rekaman CCTV yang mengabadikan wajah dan gerak-gerik pelaku dapat dijadikan bukti awal untuk menindak tegas serta memberikan efek jera kepada pencuri.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK