-
Wasit menilai pemain West Ham melakukan pelanggaran terhadap kiper Arsenal, David Raya, dalam situasi bola mati.
-
Schmeichel mengecam keras keputusan ini dan menyebutnya “benar-benar salah dalam banyak hal”.
-
Ia juga mempertanyakan durasi tinjauan VAR oleh petugas Darren England yang memakan waktu hingga lima menit, yang menurutnya justru menunjukkan adanya keraguan besar dalam keputusan tersebut.
Kritik Terhadap Strategi Bola Mati Arsenal
Baca Juga: Final Liga Champions 2026: Rekor Tak Terkalahkan Arsenal vs Ketajaman PSG di Puskas Arena
Schmeichel juga menyoroti gaya bermain Arsenal yang sangat mengandalkan situasi bola mati.
-
Dari total 68 gol yang dikemas Arsenal musim ini, sebanyak 21 gol atau sekitar 31 persen lahir dari situasi bola mati.
-
Strategi ini menuai kritik karena dianggap sengaja menumpuk pemain di kotak kecil untuk membatasi ruang gerak kiper lawan.
-
Schmeichel berpendapat bahwa Arsenal sering kali melakukan pelanggaran seperti menghalangi dan menahan lawan dalam proses mencetak gol tersebut.
-
“Arsenal tidak akan pernah berada di puncak klasemen jika hal seperti itu dianggap pelanggaran,” tegas Schmeichel.
Hingga saat ini, Arsenal masih terus melaju di jalur juara, namun pernyataan Schmeichel menambah panjang daftar perdebatan mengenai efektivitas dan legalitas strategi set-piece yang diterapkan oleh Mikel Arteta.
(*Drw)





















