“Dari kondisi di lapangan, korban diduga kehilangan kendali saat melintas di jalan turunan dan tikungan yang minim penerangan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, sehingga kuat dugaan ini merupakan kecelakaan tunggal,” jelasnya.
Menyikapi insiden fatal ini, pihak kepolisian meminta seluruh masyarakat yang melintas di kawasan tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di malam hari atau ketika jalanan sedang licin.
“Kami mengingatkan pengguna jalan agar selalu waspada, mengingat karakteristik jalan yang rawan serta minimnya penerangan,” tambahnya.
Saat ini, pihak keluarga korban telah menyatakan ikhlas dan menerima insiden tersebut sebagai musibah murni.
Sesuai kesepakatan keluarga, jenazah korban langsung dikebumikan pada Selasa sore sekitar pukul 15.00 WIB di tempat pemakaman umum Dusun Sei Pinang, Desa Malenggang.
(Ariya)
















