Faktakalbar.id, JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto secara resmi mengeluarkan perintah siaga tingkat 1 bagi seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia yang berlaku mulai Minggu (01/03/26).
Baca Juga: 3 Hari Pencarian, TNI AL Temukan Korban Tenggelam di Perairan Ketapang
Perintah kewaspadaan tertinggi ini dikeluarkan menyusul eskalasi konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang meletus secara dahsyat pada akhir Februari lalu.
Instruksi tersebut tertuang dalam Telegram Nomor TR/283/2026 yang ditandatangani oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun.
Dengan penetapan status Siaga 1, seluruh prajurit TNI diinstruksikan untuk berada dalam posisi siap tempur penuh, mencakup kesiapan personel, alat utama sistem persenjataan (alutsista), amunisi, hingga dukungan logistik dan kendaraan tempur.
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap dampak ketegangan global yang dapat memengaruhi stabilitas keamanan nasional.
Baca Juga: Libatkan Aparat, TNI Turun Tangan Kawal Distribusi Program Makan Bergizi Gratis di Kapuas Hulu
Status siaga tingkat tertinggi ini akan terus berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan, bergantung pada perkembangan situasi keamanan internasional.
(FR)
















