3. Kelola Stres dan Tidur yang Cukup
Tuntutan tugas sekolah, dinamika pertemanan, hingga krisis kepercayaan diri sering kali memicu stres dan overthinking pada remaja.
Belajarlah untuk mengelola emosi dengan menyalurkannya melalui hobi positif atau journaling.
Tidak kalah penting, pastikan tubuh mendapatkan waktu istirahat yang ideal, yakni sekitar 8 hingga 10 jam setiap malam.
Kualitas tidur yang baik sangat krusial untuk menstabilkan mood dan mendukung proses regenerasi sel secara optimal.
4. Rutin Berolahraga dan Tetap Aktif
Di tengah gempuran gadget yang memicu gaya hidup sedentary (malas gerak), usahakan untuk tetap aktif secara fisik.
Luangkan waktu setidaknya 30 menit setiap hari untuk berolahraga ringan seperti bersepeda, jogging, atau sekadar mengikuti video workout di rumah.
Berolahraga tidak hanya menjaga postur tubuh dan berat badan tetap ideal, tetapi juga merangsang pelepasan hormon endorphin yang terbukti ampuh meredakan kram perut saat haid (dysmenorrhea).
Memulai gaya hidup sehat memang membutuhkan konsistensi.
Mulailah dari langkah-langkah kecil dan jadikan sebagai rutinitas agar tubuh dan pikiran selalu berada dalam kondisi terbaiknya.
Baca Juga: Pentingnya Kesehatan Mental Remaja, Penyuluh Kemenag Ingatkan Bahaya Kecanduan Gawai
(Mira)
















