Pakar Ingatkan Dampak Ekonomi Nasional Jika Konflik AS-Israel dan Iran Berlangsung Lama

"Pakar kebijakan luar negeri ingatkan Indonesia waspadai dampak ekonomi nasional jika perang AS-Israel vs Iran berlanjut lama, terutama potensi inflasi."
Pakar kebijakan luar negeri ingatkan Indonesia waspadai dampak ekonomi nasional jika perang AS-Israel vs Iran berlanjut lama, terutama potensi inflasi. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, NASIONAL – Eskalasi konflik bersenjata antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran dinilai berpotensi berlangsung dalam jangka panjang.

Kondisi ini memicu peringatan dari sejumlah pakar kebijakan luar negeri agar Indonesia mewaspadai dampak ekonomi global yang serius.

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, menyebutkan bahwa situasi semakin memanas pasca meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Menurutnya, pengganti yang lebih militan membuat diplomasi perdamaian menjadi sulit.

Baca Juga: Negosiasi Nuklir Buntu, Trump Tolak Pengayaan Uranium dan Tahan Opsi Militer Terhadap Iran

“Ini yang tidak diharapkan oleh Donald Trump. Trump berharap seperti di Venezuela, setelah pemimpinnya dicokok, penggantinya mau berdamai dan tunduk. Tapi yang terjadi sebaliknya, sehingga perang berpotensi berlangsung lama,” kata Hikmahanto, Senin (2/3/2026).

Hikmahanto menambahkan, Indonesia harus mengantisipasi dampak ekonomi jika perang berlanjut, terutama terkait potensi penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan dunia.