Ayah Korban Pembunuhan di Sanggau Tolak Motif Utang Rp700 Ribu: Itu Mencederai Nama Baik Anak Kami

Orang tua korban saat memberikan keterangan kepada awak media terkait keberatan mereka terhadap hasil rekonstruksi kasus pembunuhan di Sanggau, Senin (27/1).
Orang tua korban saat memberikan keterangan kepada awak media terkait keberatan mereka terhadap hasil rekonstruksi kasus pembunuhan di Sanggau, Senin (27/1). (Dok. Ariya/Faktakalbar.id)

“Anak kami sudah dipanggil Tuhan. Kami ingin nama baiknya dijaga, agar kami sekeluarga bisa perlahan mengikhlaskan kepergiannya,” tambahnya.

Baca Juga: Kurang dari 24 Jam, Polres Sanggau Ringkus Pelaku Pembunuhan Pria dalam Karung

Adegan Pencurian Dinilai Janggal

Selain soal motif, Charles juga menyoroti ketidaksesuaian dalam peragaan adegan pencurian barang milik korban.

Menurut pengamatannya di lokasi, cara pelaku mengambil tas dan ponsel korban tidak diperagakan dengan jelas dan meyakinkan.

“Banyak hal yang kami lihat hari ini tidak sesuai. Cara pelaku mengambil tas dan ponsel anak kami, misalnya, tidak diperagakan dengan jelas,” kata Charles.

Di akhir keterangannya, Charles meminta agar proses hukum berjalan transparan dan pelaku mendapatkan ganjaran setimpal atas perbuatannya yang telah merenggut nyawa anaknya.

“Kami mohon penegakan hukum dilakukan sebaik-baiknya, sesuai hukum yang berlaku di Indonesia. Harapan kami satu, keadilan yang sebenar-benarnya bagi anak kami,” tutup Charles.

(*Red)