Jangan Anggap Remeh! Ini Bahaya Membiarkan Anemia Saat Datang Bulan

"Sering lemas dan pusing saat haid? Waspadai bahaya anemia saat datang bulan. Dari risiko pingsan hingga beban jantung, simak dampaknya bagi kesehatan perempuan."
Sering lemas dan pusing saat haid? Waspadai bahaya anemia saat datang bulan. Dari risiko pingsan hingga beban jantung, simak dampaknya bagi kesehatan perempuan. (Dok. Ist)

Penurunan tekanan darah mendadak dipadukan dengan kurangnya oksigen di otak sering menyebabkan pandangan berkunang-kunang saat bangkit dari duduk/tidur (hipotensi ortostatik).

Dalam kasus yang parah, hal ini berujung pada pingsan mendadak.

Risiko cedera kepala atau benturan fisik saat jatuh pingsan di tempat umum (seperti kamar mandi atau tangga) sangat tinggi dan berbahaya.

4. Penurunan Sistem Imun

Zat besi sangat vital untuk pembentukan sel-sel kekebalan tubuh.

Ketika zat besi terkuras lewat darah haid dan tidak segera digantikan, benteng pertahanan tubuh perempuan menjadi rapuh.

Akibatnya, Anda menjadi lebih mudah terserang virus flu, demam, atau infeksi lainnya selama atau tepat setelah periode menstruasi berakhir.

5. Gangguan Emosional yang Valid

Kelelahan ekstrem akibat anemia mempengaruhi kestabilan emosi.

Rasa lelah yang tak hilang meski sudah tidur (fatigue) dapat memicu rasa frustrasi, mudah marah, atau sedih berlebih.

Ini bukan sekadar mood swing hormonal, melainkan respons tubuh yang kehabisan energi.

Dengarkan Tubuh Anda

Penting bagi setiap perempuan untuk tidak menormalisasi rasa sakit atau lemas berlebihan.

Jika wajah terlihat pucat, kelopak mata bawah putih, dan tubuh terasa melayang, segera istirahat.

Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), makan daging merah, hati ayam, atau bayam adalah bentuk pertolongan pertama yang wajib dilakukan.

Ingat, produktivitas itu penting, tapi kesehatan Anda jauh lebih berharga.

Baca Juga: Bye-bye Nyeri! Ini 5 ‘Superfood’ Wajib Konsumsi Agar Perempuan Tetap Aktif Saat Datang Bulan

(Mira)