Sering Diucapkan Tiap Hari, Ternyata Ini Kepanjangan Kata ‘Oke’ yang Jarang Orang Tahu!

"Sering ucapkan 'Oke' tapi tak tahu artinya? Ternyata kata ini singkatan dari 'Oll Korrect' yang populer tahun 1839. Simak fakta unik sejarahnya di sini!"
Sering ucapkan 'Oke' tapi tak tahu artinya? Ternyata kata ini singkatan dari 'Oll Korrect' yang populer tahun 1839. Simak fakta unik sejarahnya di sini! (Dok. Ist)

Redaktur Boston Post, Charles Gordon Greene, mempopulerkan “Ok” sebagai singkatan dari “Oll Korrect”.

Ya, kamu tidak salah baca.

“Oll Korrect” adalah pelesetan yang disengaja dari kata “All Correct” (semua benar).

Tujuannya sederhana: untuk menegaskan bahwa segala sesuatunya berjalan lancar, benar, atau aman terkendali.

Pada masa itu, singkatan aneh memang sedang hype. Selain “Ok”, ada juga singkatan “OW” untuk “Oll Wright” (All Right), bahkan “KG” untuk “Know Go” (No Go).

Namun, seleksi alam membuktikan bahwa hanya “Ok” yang mampu bertahan melintasi zaman, sementara singkatan lainnya lenyap ditelan sejarah.

Mendunia hingga Masuk KBBI

Sifatnya yang dinamis, mudah diucapkan, dan sangat singkat membuat “Ok” cepat menyebar ke seluruh dunia.

Kata ini bisa mewakili berbagai ekspresi, mulai dari persetujuan yang antusias hingga sekadar konfirmasi datar.

Di Indonesia sendiri, kata ini sudah diserap secara resmi.

Jika kamu mengecek Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kamu akan menemukan lema “Oke” yang didefinisikan sebagai “kata untuk menyatakan setuju”.

Jadi, setiap kali kamu mengetik “Oke” di grup chat, ingatlah bahwa kamu sedang menggunakan “bahasa gaul” warisan tahun 1839 yang awalnya hanyalah sebuah lelucon ejaan!

Baca Juga: Jangan Biarkan Mual Mengganggu, Ini 5 Cemilan Ampuh Pengusir Mabuk Perjalanan

(Mira)