5. Cenil
Warna-warni cerah cenil selalu menarik perhatian pembeli. Pedagang umumnya menggunakan pati singkong atau tepung sagu untuk membentuk tekstur kenyal pada camilan ini.
6. Getuk
Singkong menjadi bahan pangan lokal yang sangat menyehatkan. Pembuat getuk mengolah singkong kukus dengan menumbuknya hingga halus bersama gula.
Baik varian getuk lindri maupun getuk biasa, keduanya merupakan sumber karbohidrat kompleks bebas gluten.
7. Ongol-Ongol
Kue ini menggunakan tepung sagu atau tepung hunkwe (kacang hijau) untuk menghasilkan tekstur lembut dan kenyal.
Ongol-ongol membuktikan bahwa bahan pangan lokal non-terigu mampu menciptakan hidangan penutup yang lezat.
8. Onde-Onde (Varian Tepung Ketan)
Onde-onde tradisional menggunakan kulit dari tepung ketan. Pastikan Anda memilih onde-onde yang murni memakai tepung ketan untuk menjamin keamanan diet.
Isian kacang hijau di dalamnya juga menyumbang nilai gizi protein nabati.
9. Kue Talam
Kue talam mencampurkan tepung beras, tepung sagu, atau tepung hunkwe dengan santan. Kombinasi ini menghasilkan tekstur lembut yang lumer di mulut. Rasanya yang manis-gurih sangat cocok untuk segala usia.
Baca Juga: Tren Makanan TikTok Paling Berbahaya, Awas Mematikan
Konsumen harus tetap menjaga ketelitian. Meskipun bahan utamanya bebas gluten, pastikan alat bekas tepung terigu tidak mengontaminasi proses pengolahan jika Anda memiliki alergi berat.
Memilih jajanan pasar tidak hanya menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga turut melestarikan warisan kuliner Nusantara dan memutar roda ekonomi pedagang kecil.
(*Sari)
















