Percepat Pemulihan Bencana, KRI Banda Aceh-593 Debarkasi Alat Berat di Lhokseumawe

Proses penurunan alat berat ekskavator dari lambung KRI Banda Aceh-593 di Dermaga Krueng Geukeuh, Lhokseumawe pada malam hari. (Dok. Puspen TNI)
Proses penurunan alat berat ekskavator dari lambung KRI Banda Aceh-593 di Dermaga Krueng Geukeuh, Lhokseumawe pada malam hari. (Dok. Puspen TNI)

Faktakalbar.id, LHOKSEUMAWE – Upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam di wilayah Sumatra terus digencarkan.

KRI Banda Aceh (BAC-593) melaksanakan proses debarkasi atau penurunan material alat berat dan bahan kontak di Dermaga Krueng Geukeuh, Lhokseumawe, pada Kamis (08/01/26).

Baca Juga: Gandeng Swasta dan Kementerian, BNPB Pastikan Ribuan Huntara di Aceh Tamiang Berada di Zona Aman

Kegiatan debarkasi ini merupakan bagian integral dari operasi bantuan kemanusiaan yang digelar oleh TNI Angkatan Laut (TNI AL).

Tujuannya adalah untuk mempercepat proses pemulihan infrastruktur serta memenuhi kebutuhan darurat masyarakat di daerah yang terdampak bencana.

Komandan KRI Banda Aceh-593, Letkol Laut (P) Yanuar Rizky Widjaya, memimpin langsung misi ini.

Berbagai material penting diturunkan dari kapal angkut tersebut, meliputi alat berat untuk konstruksi dan pembersihan, perlengkapan logistik, serta bahan kontak lainnya.

Misi ini juga menegaskan komitmen TNI AL untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga: Marinir TNI AL Antar Jemput Siswa Korban Banjir Batang Toru Sekolah

Hal ini sejalan dengan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) serta implementasi langsung dari program Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Muhammad Ali, agar distribusi bantuan berjalan efektif dan bermanfaat langsung bagi warga.

(fr)