“Penanganan difokuskan pada pembersihan fasilitas umum dan sosial, pembangunan 815 unit hunian sementara, serta pembangunan 10 unit sumur bor, dengan pendampingan dari tim gabungan BNPB,” tambah laporan tersebut.
Kondisi serupa terjadi di Kota Lhokseumawe yang kini berstatus Transisi Darurat. Petugas memulihkan keadaan dengan menyalurkan dana tunggu hunian dan membangun 67 unit hunian sementara.
Logistik Halmahera Lewat Laut
Sementara itu bencana banjir dan tanah longsor memutus jalan di Halmahera Barat, Maluku Utara. Situasi ini memaksa tim gabungan mencari jalur lain untuk menyalurkan bantuan kepada warga.
“Saat ini, jaringan listrik dan telekomunikasi telah kembali normal, sementara distribusi logistik ke wilayah yang masih terisolir dilakukan melalui jalur laut,” jelas BNPB.
Baca Juga: Percepat Pemulihan Bencana, KRI Banda Aceh-593 Debarkasi Alat Berat di Lhokseumawe
Direktorat Pengelolaan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB telah turun langsung ke lokasi. Mereka mendampingi perangkat daerah di Posko Siaga Bencana Desa Gamomeng, Kecamatan Sahu Timur.
BNPB meminta masyarakat terus waspada terhadap potensi bencana susulan.
(*Sari)
















