Faktakalbar.id, ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Fokus utama saat ini adalah percepatan pembangunan huntara di Aceh Timur, khususnya bagi warga terdampak banjir di Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari.
Baca Juga: Kejar Target, Pembangunan Huntara di Palembayan Agam Harus Rampung Sebelum Ramadan
Berdasarkan target yang ditetapkan, sebanyak 44 unit hunian sementara (huntara) di wilayah tersebut harus rampung dan siap huni dalam waktu satu pekan ke depan.
Percepatan ini dilakukan mengingat kondisi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir besar pada akhir November 2025 lalu.
Transisi Menuju Pemulihan
Langkah pembangunan ini menandai fase transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan. Sebelumnya, Gampong Pante Rambong mengalami kerusakan parah dengan 75 persen wilayahnya terendam air setinggi lebih dari tiga meter.
Kerusakan diperparah oleh material lumpur dan sampah yang terbawa arus, membuat rumah-rumah warga tak lagi layak huni.
Sebagai solusi jangka pendek sebelum pembangunan hunian tetap (huntap) terealisasi, pemerintah pusat melalui BNPB memprioritaskan penyediaan huntara.
Bangunan ini didirikan dengan dua metode, yakni in-situ (di lokasi semula) atau relokasi, bergantung pada tingkat keamanan tanah di lokasi awal.
















