Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Dunia mengakui bahwa Indonesia adalah “Jantung Samudra”.
Sebagai negara kepulauan yang terletak di pusat Coral Triangle (Segitiga Terumbu Karang), Indonesia menjadi rumah bagi sekitar 76% spesies karang yang ada di seluruh dunia.
Bagi para penyelam (divers) dan pecinta snorkeling, laut Indonesia bukan sekadar tempat berenang, melainkan sebuah galeri seni hidup yang tak ternilai harganya.
Namun, dengan belasan ribu pulau, laut mana yang menyimpan “taman” paling indah?
Baca Juga: 5 Lagu Anak Ikonik yang Bikin Auto Kangen Masa Kecil
Berikut adalah 7 destinasi perairan dengan ekosistem terumbu karang terbaik di Indonesia yang keindahannya mampu menyihir mata dunia.
1. Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat Daya
Julukan: The Amazon of The Ocean
Tidak ada perdebatan, Raja Ampat adalah “Mekkah”-nya para penyelam dunia.
Perairan ini memiliki keanekaragaman hayati laut terkaya di bumi.
- Keistimewaan: Anda bisa menemukan lebih dari 540 jenis karang keras di sini (75% dari total jenis karang di dunia).
- Spot Wajib: Cape Kri dan Blue Magic. Di sini, karang lunak (soft coral) berwarna-warni tumbuh subur berdampingan dengan sekolah ikan yang padat, hiu karang, hingga pari manta raksasa.
2. Taman Nasional Bunaken, Sulawesi Utara
Julukan: The Hanging Walls
Bunaken adalah legenda wisata bahari Indonesia yang sudah terkenal sejak tahun 90-an.
Terletak di Teluk Manado, lokasi ini menawarkan topografi bawah laut yang unik.
- Keistimewaan: Terkenal dengan underwater great walls atau dinding karang vertikal yang menjulang ke bawah hingga kedalaman puluhan meter. Dinding ini dipenuhi karang, spons, dan menjadi tempat bermain penyu hijau raksasa. Jarak pandang (visibility) air di sini juga luar biasa jernih, sering kali mencapai lebih dari 20 meter.
3. Taman Nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara
Julukan: Tukang Besi-nya Lautan
Nama Wakatobi adalah singkatan dari empat pulau utama: Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Legenda laut Jacques Cousteau pernah menyebut tempat ini sebagai “Nirwana Bawah Laut”.
- Keistimewaan: Wakatobi memiliki salah satu sistem karang penghalang (barrier reef) terpanjang di Indonesia. Ekosistem karangnya sangat sehat dan rapat, menjadikannya rumah bagi ribuan spesies ikan tropis yang fotogenik.
4. Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur
Julukan: Arus Deras dan Karang Warna-warni
Kebanyakan orang datang untuk melihat Komodo, padahal dunia di bawah perairannya tak kalah ganas dan indah. Pertemuan arus hangat dan dingin di perairan ini menciptakan nutrisi melimpah bagi biota laut.
- Keistimewaan: Pink Beach hanyalah permulaan. Di titik selam seperti Batu Bolong, Anda akan melihat hamparan karang yang sangat padat dan berwarna-warni menyelimuti bebatuan, tak ada celah kosong sedikit pun. Namun, hati-hati dengan arusnya yang cukup kuat!
5. Kepulauan Alor, Nusa Tenggara Timur
Julukan: Permata Tersembunyi di Timur
Jika Anda mencari tempat yang lebih sepi namun dengan kualitas karang kelas dunia, Alor adalah jawabannya. Air di sini dikenal sangat dingin dan jernih.
- Keistimewaan: Alor terkenal dengan anemon laut yang menjadi rumah bagi ribuan ikan badut (Nemo). Selain itu, Alor juga surga bagi pecinta fotografi makro karena banyaknya makhluk laut kecil yang unik dan langka yang hidup di antara karang-karangnya.
6. Kepulauan Derawan & Maratua, Kalimantan Timur
Julukan: Surga Penyu dan Ubur-ubur
Perairan di Kalimantan Timur ini menawarkan paket lengkap. Mulai dari danau ubur-ubur tak menyengat di Kakaban hingga kerajaan penyu di Sangalaki.
- Keistimewaan: Di sekitar Pulau Maratua, Anda akan disuguhkan Big Fish Country. Terumbu karangnya menjadi stasiun pembersih bagi barakuda dan pari manta. Karang di sini masih sangat alami dengan dominasi karang meja (table coral) yang lebar.
7. Kepulauan Banda (Banda Neira), Maluku
Julukan: Kebangkitan Karang Lava
Selain sejarah rempah-rempah, Banda Neira memiliki fenomena bawah laut yang ajaib. Setelah letusan Gunung Api Banda tahun 1988, aliran lavanya menghancurkan terumbu karang di sekitarnya.
- Keistimewaan: Secara ajaib, terumbu karang di lokasi aliran lava tersebut tumbuh kembali dengan kecepatan yang jauh lebih cepat dari normal dan kini menjadi salah satu taman karang paling sehat dan padat di Indonesia. Menyelam di Lava Flow adalah bukti nyata ketangguhan alam.
Kesimpulan: Warisan yang Harus Dijaga
Keindahan terumbu karang di tujuh lokasi di atas adalah aset bangsa yang tak ternilai.
Namun, mereka sangat rapuh terhadap perubahan iklim dan kerusakan akibat manusia.
Sebagai wisatawan, tugas kita bukan hanya menikmati, tetapi juga menjaga.
Gunakan tabir surya yang aman bagi karang (reef-safe sunscreen), jangan menyentuh atau menginjak karang, dan bawalah kenangan (serta sampahmu) pulang, bukan potongan karang.
Laut Indonesia memanggil, kapan giliran Anda menyelaminya?
Baca Juga: 8 Negara Asia Favorit Wisatawan Asing
(*Mira)
















