Hanya Atap Sekolah yang Terlihat
Rekaman visual dari lokasi memperlihatkan kondisi yang memprihatinkan. Hanya bagian atap sekolah yang masih tampak di atas permukaan air, sementara dinding bangunan sudah tertutup total oleh genangan yang dalam.
Kondisi ini menandakan tingginya muka air dan dipastikan menghambat kegiatan belajar mengajar dalam waktu dekat.
Curah hujan lebat yang berlangsung dalam durasi lama menjadi pemicu utama bencana ini.
Volume air yang meningkat drastis menyebabkan sungai meluap dan langsung menerjang wilayah dataran rendah di sekitarnya, termasuk permukiman dan fasilitas umum di Desa Cempaka Putih.
Hingga saat ini, kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Barat masih belum stabil. Prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih dapat terjadi.
Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan adanya kenaikan debit air lanjutan atau meluasnya area banjir.
Merespons kondisi tersebut, pihak terkait mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan, khususnya di bantaran sungai dan daerah hulu, untuk meningkatkan kewaspadaan.
Baca Juga: Debit Air Meningkat Drastis, Wisata Riam Merasap Bengkayang Diterjang Banjir
Warga harus terus memantau perkembangan kondisi lingkungan dan mengutamakan keselamatan diri serta keluarga jika air naik secara tiba-tiba.
Hingga berita ini terbit, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa akibat banjir tersebut. Warga berharap cuaca segera membaik agar air dapat surut dan aktivitas masyarakat kembali normal.
(*Sari)
















