Banjir Halmahera Barat Tewaskan Dua Warga, Ribuan Jiwa Terpaksa Mengungsi

Banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, meliputi Kecamatan Ibu, Sahu Timur, Tabaru, Ibu Selatan, dan Loloda, Rabu (7/1). Sumber: BPBD Halmahera Barat
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, meliputi Kecamatan Ibu, Sahu Timur, Tabaru, Ibu Selatan, dan Loloda, Rabu (7/1). (Dok. BPBD Halmahera Barat)

Potensi Cuaca Ekstrem Lanjutan

Meski genangan air di sebagian wilayah mulai surut, ancaman belum berakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi cuaca ekstrem masih akan berlangsung hingga pekan depan.

“Potensi cuaca ekstrem masih akan berlangsung di wilayah Halmahera Barat pada periode 5–11 Januari 2026,” bunyi laporan prakiraan cuaca setempat.

Merespons kondisi ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat agar tetap waspada.

“Kami mengimbau masyarakat Kabupaten Halmahera Barat, khususnya yang berada di wilayah rawan banjir, agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan diri serta keluarga. Warga diminta menghindari daerah rawan, segera mengungsi ke tempat aman apabila kondisi memburuk,” demikian pernyataan resmi BNPB.

(*Red)