Faktakalbar.id, PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman banjir rob Pontianak pada Januari 2026. Langkah antisipasi ini diambil menyusul adanya peringatan dini mengenai kenaikan pasang air laut yang signifikan di awal tahun.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menjelaskan bahwa berdasarkan data prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ketinggian pasang air laut pada Januari 2026 berpotensi mencapai dua meter.
Angka ini melampaui kondisi pada Desember lalu, di mana pasang rob tercatat sekitar 1,8 meter dan sempat memicu genangan di beberapa titik.
Baca Juga: 8 Hari Menghilang, Gadis Asal Jungkat Ditemukan di Pontianak Bersama Pria Tak Dikenal
Warga Bantaran Sungai Harap Waspada
Edi Rusdi Kamtono menyoroti kawasan di sekitar Sungai Kapuas sebagai prioritas utama pemantauan. Wilayah ini terkena dampak langsung saat air pasang naik. Pemkot meminta warga yang tinggal di tepian sungai untuk meningkatkan kewaspadaan sejak dini.
Selain waspada terhadap keselamatan diri, Edi juga menginstruksikan warga untuk melindungi harta benda. Masyarakat sebaiknya segera memindahkan barang berharga dan peralatan rumah tangga yang rentan rusak ke tempat yang lebih tinggi dan aman dari jangkauan air.
Wali Kota menekankan pentingnya mitigasi mandiri berdasarkan pengalaman banjir sebelumnya agar warga lebih siap menghadapi situasi serupa bulan ini.
















