“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif,” kata Hendro Nugroho dalam keterangannya di Medan, Minggu.
Titik Lokasi dan Dampak Getaran
Berdasarkan hasil analisis BMKG, lokasi tepat pusat gempa Bener Meriah ini berada pada koordinat 4,75 derajat Lintang Utara (LU) dan 96,81 derajat Bujur Timur (BT).
Secara geografis, lokasi tersebut berpusat di darat dengan jarak sekitar enam kilometer arah barat Kabupaten Bener Meriah pada kedalaman enam kilometer.
Guncangan dari gempa Bener Meriah ini turut dirasakan oleh warga di wilayah sekitarnya. Laporan masyarakat menunjukkan getaran dirasakan di daerah Bener Meriah dan Aceh Tengah dengan skala intensitas III hingga IV MMI.
Skala ini mengindikasikan getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk yang berlalu.
Baca Juga: Viral Cahaya Biru Hiasi Langit Sebelum Gempa Beruntun Guncang Aceh, Warga Soroti Kejanggalan
Meskipun guncangan dirasakan cukup jelas, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak dari peristiwa tersebut.
Menyikapi kejadian ini, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada.
Warga diminta untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya terkait gempa susulan maupun potensi bahaya lainnya.
(*Red)
















